Breaking News:

Tribun Polman

Warga Protes Keberadaan TPA Paku, Sekda Polman: Memang Kondisinya Sudah Tidak Layak

Warga Protes Keberadaan TPA Paku, Sekda Polman: Memang Kondisinya Sudah Tidak Layak

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN
Tumpukan sampah di TPA Paku, Senin (31/5/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Andi Bebas Manggazali menanggapi aksi protes warga atas pengelolaan sampah TPA Paku, Kecamatan Binuang.

Puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa memprotes keberadaan TPA karena menimbulkan bau tidak sedap dan mencemarkan lingkungan.

Di hadapan masyarakat, Andi Bebas Manggazali berjanji akan membantu memfasilitasi masyarakat atas persoalan sampah tersebut.

Pasalnya, TPA Paku, Kecamatan Binuang bukanlah gawean pemerintah kabupaten, melainkan Balai Cipta Karya Provinsi Sulawesi Barat.

Ia mengaku sudah meninjau lokasi TPA tersebut. Ia melihat kondisi TPA sudah tidak layak dan over kapasitas.

"Saat kami meninjau ke TPA. Mulai dari pencemaran tanahnya, baunya bahkan pengeloaannya sangat tidak sesuai," ujarnya.

"InsyaAllah saya akan bantu. Mohon menyurat ke DPRD supaya sama-sama kita membahas nanti," paparnya.

Menurutnya dalam mengelola sampah harus terencana dengan baik sejak awal, sehingga tidak merugikan masyarakat setempat.

"Yang jelas sekarang sudah ada pencemaran lahan pertanian. Bukan hanya bau tidak sedap, sampah sudah penuh," lanjutnya.

Sekadar informasi, puluhan warga melakukan aksi penutupan jalur aktivitas Tempat Proses Akhir Sampah (TPA) Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Senin (31/5/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved