Breaking News:

Pemprov Sulsel Gagal Raih WTP

Pemprov Sulsel Raih WDP dari BPK, Bastian Lubis: Sebenarnya Disclaimer of Opinion

Pengamat Tata Keuangan Negara Bastian Lubis menilai LHP LKPD Pemprov Sulsel Tahun 2020 selayaknya mendapatkan disclaimer of opinion

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Pengamat Tata Keuangan Negara Universitas Patria Artha (UPA) Bastian Lubis 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Tata Keuangan Negara Universitas Patria Artha (UPA) Bastian Lubis menilai, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020 selayaknya mendapatkan disclaimer of opinion atau menolak memberikan opini.

"Kenapa? Pemprov Sulsel tahun lalu banyak kegiatan yang tidak tergambar pada APBD 2020. Sehinga berujung utang ratusan miliarkan," kata Bastian via telepon akhir pekan lalu.

Tidak hanya itu, ada proyek yang tidak ada di Dokumen Pengunaan Anggaran (DPA) lantas diteken kontrak oleh Pengguna Anggaran.

"Belum lagi kalau saya lihat penilaian OTT (Operasi Tangkap Tangan) Gubernur, terbuka terang berterang. Ini lebih parah dari 2019," katanya.

"Tapi kembali lagi, tergantung oknum BPK. mau bagus atau tidak. Kita ini sayang BPK, namun oknum auditornya tak bekerja secara profesional," jelasnya.

Ia menilai, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tak ada gunanya. "Yah kalau ada gunanya tak ada OTT," kata mantan auditor senior BPKP itu.

"Masa KPK dapat semua, ini ditongkrongin tiap tahun tak dapat. Kita miris sekali, ketekoran Rp 21 miliar (2019) dapat WTP, katanya ada catatan. Catatan apa? Catatan Si Boy?" jelas Bastian Lubis.

Ia menilai, ketekoran kas Rp 100 juta saja sudah ngeri.

"Ini ketekoran kas sudah termasuk kerugian negara. Rp21 miliar besar banget itu. Kenapa? Ia melanggar prinsip dan asas keuangan negara," katanya.

"Saya berprofesi akuntan miris dengan oknum auditor yang skrng ini, saya mantan auditor ahli tapi di BPKP. Namun profesi inikan dulu dan sekarang sama saja," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved