Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Selain Kepala Desa, Eks Pejabat DP2KB Luwu Utara Juga Kembalikan Uang Dugaan Korupsi Rp 154 Juta

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Luwu Utara, menyelamatkan uang negara sedikitnya Rp 474 juta dalam beberapa bulan terakhir.

ist
Kepala Kejari Luwu Utara, Haedar 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Luwu Utara, menyelamatkan uang negara sedikitnya Rp 474 juta dalam beberapa bulan terakhir.

Uang tersebut diselamatkan dari dua orang pejabat negara yang diduga telah melakukan korupsi.

Kedua pejabat memilih mengembalikan kerugian negara setelah Kejari Luwu Utara melakukan penyelidikan.

Dari Rp 474 juta uang yang diterima Kejari Luwu Utara, Rp 320 juta berasal dari Kepala Desa Mari-mari, MM.

Sisanya Rp 154 juta merupakan uang yang dikembalikan mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Luwu Utara, YT.

"Beberapa waktu lalu kami juga menerima uang pengembalian dari saudara YT sebesar Rp 154 juta," kata Kepala Kejari Luwu Utara, Haedar, di kantornya Jalan Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kamis (27/5/2021).

YT mengembalikan uang setelah tim penyidik menemukan adanya kerugian negara saat peyelidikan dua proyek DP2KB tahun 2018 dan 2019.

"Kasusnya juga sudah kita hentikan," kata Haedar.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi di Luwu Utara ikut menyeret kepala desa.

Kali ini dugaan korupsi menyeret nama Kepala Desa Mari-mari, Kecamatan Sabbang Selatan, MM.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved