Tribun Makassar

Plt Kepala BKPSDM Makassar Imbau ASN Tidak Percayai Oknum yang Janjikan Jabatan

Plt Kepala BKPSDM Makassar Imbau ASN Tidak Percayai Oknum yang Janjikan Jabatan

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Plt Kepala BKPSDM, Siswanta Attas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto sedang gencar-gencarnya melakukan resetting di pemerintahan.

Bahkan saat ini pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menggelar Job fit pada Sabtu (22/5/2021) lalu, yang hasilnya bakal diumumkan Jumat (28/5/2021) mendatang.

Hal ini rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab, dengan cara meminta uang kepada ASN, dengan iming-iming diberikan jabatan.

Tidak tanggung-tanggung, oknum tersebut bahkan mengatas namakan Plt kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala BKPSDM Makassar, Siswanta Attas menegaskan, agar tidak percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta jabatan.

"Saya baru menerima informasi dari keluarga bahwa ada oknum - oknum yang tidak bertanggungjawab, meminta dana kepada para PNS dan dijanjikan untuk dipromosikan atau diberikan jabatan," ujarnya, Rabu (26/5/2021).

Ia mengimbau agar PNS yang dijanjikan jabatan untuk tidak percaya.

"Termasuk guru-guru yang mau diberikan jabatan dengan mengatas namakan Kepala BKPSDM Kota Makassar, tolong jangan diladeni. Karena itu semuanya tidak benar adanya, penipu sekarang sudah beredar dimana-mana," tegasnya.

Ia pun meminta untuk mengkonfirmasi langsung, jika ditemukan ada oknum yang mengatas namakan dirinya dan menjanjikan jual beli jabatan.

"Tolong konfirmasi langsung kesaya kalau ada yang mengatas namakan kepala BKPSDM, terima kasih," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Danny Pomanto mengatakan usai job fit akan langsung dilakukan lelang jabatan.

Dia membeberkan, pihaknya bisa saja langsung menggelar lelang. 

Akan tetapi, ia ingin pelaksanaan lelang adil, dan kemampuan ASN bisa dinilai dengan baik.

“Kita ingin fair. Kita ingin beri kesempatan ASN yang memiliki potensi dan kemampuan ikut job fit. Setelah itu kita buka lelang jabatan," katanya

"Seperti yang saya bilang, kita mau menjaring orang terbaik yang akan mengisi jabatan strategis di dinas kita,” katanya.

Danny menerangkan pentingnya job fit dilakukan agar terjadi peremajaan atau peningkatan kualifikasi ASN. 

“Termasuk eselon III bisa bersaing dengan eselon II untuk ikut lelang,” tutupnya.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, AM Ikhsan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved