Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Kerugian Negara Rp600 Juta, Kejari Luwu Timur Juga Tahan Rekanan Proyek IPA IKK Malili

Kejari Luwu Timur kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi pekerjaan IPA IKK Malili tahun 2018, Senin (24/5/2021).

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
ist
Kejari Luwu Timur melakukan penahanan terhadap tersangka, Saedi Idris dugaan korupsi pekerjaan IPA IKK Malili tahun 2018, Senin (24/5/2021). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kejari Luwu Timur kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi pekerjaan IPA IKK Malili tahun 2018, Senin (24/5/2021).

Kali ini, rekanan yang ditahan bernama Saedi Idris. Saedi juga menjabat Direktur CV Karya Dhelon.

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Hasbuddin membenarkan rekanan IPA IKK Malili tahun 2018 yang ditahan.

Sebelum dilakukan penahanan, Saedi diperiksa terlebih dulu sebagai tersangka di Kantor Kejari Luwu Timur.

"Setelah itu dilakukan penahanan. Tersangka dititip di rutan Polres Luwu Timur," kata Hasbuddin kepada TribunLutim.com.

Saedi dibawa ke rutan Polres Luwu Timur menggunakan mobil tahanan Kejari Luwu Timur sekitar pukul 15.15 Wita.

Dalam kasus ini, Saedi ditetapkan tersangka pada tanggal 19 Mei 2021.

Total sudah dua tersangka yang dijebloskan ke penjara dalam kasus ini.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Luwu Timur telah menahan Ezra Lallo dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan IPA IKK Malili tahun 2018 ini.

Ezra Lallo saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Luwu Timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved