Breaking News:

Ratusan Anak Buah Anies Tak Mau Naik Jabatan, Denny Siregar: Apa karena Takut Bakal Dikorbankan?

Pegiat media sosial turut berkomentar soal ratusan anak buah Anies Baswedan yang tak mau naik jabatan.

Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumpulkan 239 ASN di lapangan Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (10/5/2021). Mereka dikumpulkan karena ogah mengikuti Instruksi Sekda DKI Jakarta soal seleksi terbuka JPT pratama atau jabatan eselon 2 di Pemprov DKI. (foto kanan). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pegiat media sosial turut berkomentar soal ratusan anak buah Anies yang tak mau naik jabatan.

Diketahui, 239 aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov DKI mengabaikan perintah Anies yang disampaikan melalui Instruksi Sekda DKI soal seleksi terbuka JPT pratama atau eselon 2.

Denny Siregar menyebut hal tersebut aneh.

Pasalnya, kata dia, biasanya orang lain berebut naik jabatan, bahkan kadang menyuap.

"Aneh memang. Orang lain berebut pengen naik jabatan, bahkan kadang pake suapan. Ini malah gada yg mau..

Apa krn takut bakal dikorbankan ? (emoji)," tulis Denny Siregar lewat akun Twitter @Dennysiregar7, Rabu (12/5/2021) pukul 5.42 sore, seperti dilansir Tribun-timur.com.

Dilansir dari WartaKotalive.com, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menyatakan, sebetulnya 239 aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov DKI memiliki waktu luang untuk mengikuti seleksi terbuka JPT pratama atau eselon 2.

Namun anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, justru mengabaikan perintah Anies yang disampaikan melalui Instruksi Sekda DKI soal seleksi terbuka JPT pratama atau eselon 2.

Kepala BKD DKI Jakarta Maria Qibtyah mengatakan, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali telah menerbitkan instruksi Nomor 43 tahun 2021 tanggal 10 April lalu mengenai seleksi terbuka JPT pratama.

Namun dari instruksi itu, hanya beberapa yang mendaftar sementara 239 ASN lainnya memilih mengacuhkan perintah tersebut.

Halaman
1234
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved