Tribun Makassar
Pemkot Makassar Canangkan Sekolah Tatap Muka Juli, Reaksi IDI dan Epidemolog
Pemkot Makassar saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan vaksinasi agar sekolah tatap muka dapat digelar Juli mendatang.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
Siswanto mengatakan, vaksinasi terhadap anak belum begitu teruji, vaksin yang menyebar saat ini rata-rata didesain hanya untuk orang lanjut usia lantaran adanya resiko penularan yang tinggi terhadap mereka.
"Kita berharap beberapa terobosan sekarang ada yang masuk juga fase ke tiga dari calon-calon vaksin yang lain. Tentunya dia akan membentuk modifikasi pada anak-anak. Sampai sekarang kan yang diutamakan untuk usia lanjut, tapi ke depannya (vaksinasi) ini pasti ada," ucapnya.
Siswanto mengatakan pemerintah tak perlu terburu-buru untuk menggelar tatap muka, sebelum vaksinasi rampung.
Apalagi ada wacana sekolah tatap muka yang sebelumnya diharapkan dapat digelar April ini. Kata dia pemerintah tidak boleh euforia hanya karena beberapa masyarakat telah divaksin.
"Apa untungnya digelar cepat. Sekarang kita lihat, dengan euforianya penurunan di India. Kita bisa loh sama dengan dia, kalau jumlah vaksin tidak konstan, yang kedua masyarakat masih abai, dan yang ketiga adanya kegiatan-kegiatan yang berlanjut seperti ini (sekolah) itu bisa terjadi," pungkasnya
Siswanto juga mengkhawatirkan penerapan Prokes dapat efektif terhadap anak-anak, sehingga dia meminta pemerintah mempertimbangkan hal ini dengan matang.
Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ahli-epidemologi-unhas-ansariadi-352021.jpg)