Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Pemkot Makassar Canangkan Sekolah Tatap Muka Juli, Reaksi IDI dan Epidemolog

Pemkot Makassar saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan vaksinasi agar sekolah tatap muka dapat digelar Juli mendatang.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Ahli Epidemologi Unhas Ansariadi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rencana sekolah tatap muka harus dipersiapkan dengan matang.

Sebab, potensi penularan Covid-19 disebut masih tinggi kendati tenaga pendidik telah divaksin

Pemerintah kota (Pemkot) saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan vaksinasi agar sekolah tatap muka dapat digelar Juli mendatang.

Hanya saja hal ini dianggap masih belum cukup, vaksinasi terhadap guru tidak menjamin anak dan keluarganya akan aman dari ancaman Covid-19.

Ahli Epidemologi Unhas Ansariadi mengatakan, meski kasus anak tidak begitu signifikan, penularan disebut masih sangat memungkinkan. 

Bahkan dalam kondisi tertentu anak berpotensi menjadi carrier bagi keluarganya di rumah.

"Meski mungkin sudah divaksin guru, itu tidak mengurangi kemungkinan penularan dari murid ke murid, kembali ke rumahnya, itu ada potensi dibawah pulang," ujarnya, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, vaksinasi bagi anak-anak belum begitu teruji, pemerintah harus mampu meminimalisir kemungkinan tersebut.

"Jadi kondisinya seperti ini, orang tua ini misalnya kena (positif) di rumah terus pindah ke anaknya dan dibawa (virus) ke sekolah, dan dia saling memindai antar anak-anak dan itu dibawa pulang lagi, itu bisa, dan itu yang kita khawatirkan," jelasnya

Katanya, pemerintah masih memiliki kesempatan untuk menekan angka kasus dalam tiga bulan ke depan.

Sehingga, vaksinasi harus dirampungkan ke seluruh masyarakat, jadi jika anak menjadi carrier, orang tua di rumah tetap terlindungi.

Selain itu, varian baru juga perlu diwaspadai, dirinya menyebut, dari hasil penelitian kemampuan atau efektifitas vaksin yang digunakan berpotensi menurun. Jika ada penularan varian baru Covid-19.

"Vaksin itu biasanya spesifik, kalau dia kenali sedikit itu masih mungkin, tapi masih bisa tertular," terangnya

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Siswanto Wahab mengaku, cukup pesimis pergelaran tatap muka dapat dihelat di Makassar jika kondisi masih seperti sekarang.

"Sepanjang anak-anak belum divaksin, itu tidak bisa dijamin. Siapa yang bilang bahwa kasus anak tidak terjadi, dan siapa yang katakan anak-anak tidak meninggal karena Covid. Angkat tanganya. IDI tetap mengatakan keselamatan anak tetap lebih penting," tuturnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved