Fakultas Teknik Unhas
SCImago Rilis Universitas Hasanuddin Peringkat 1 Indonesia Bidang Teknik di Atas ITB, UI, dan ITS
Unhas untuk bidang teknik mengalahkan kampus-kampus ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan ITS.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Arif Fuddin Usman
Sehingga, secara konsisten FT Unhas terus memaksimalkan pengembangan mutu pembelajaran.
"Bahkan untuk Teknik Sipil sudah menyandang 3 macam pengakuan internasional, termasuk AUN-QA tahun 2018," ujarnya, Minggu (4/4/2021).
Berikutnya Teknik Lingkungan yang juga terakreditasi IABEE. Menurut Prof Arsyad ini merupakan bukti standar mutu pembelajaran Unhas sudah diakui secara internasional.
"Alumninya bisa disetarakan dengan alumni perguruan tinggi internasional yang bernaung di bawah Washington Accord," jelas Prof Arsyad.
Lebih lanjut, Prof Arsyad menjelaskan siklus proses akreditasi IABEE berlangsung satu tahun, mulai dari registrasi, penyerahan laporan evaluasi diri, penelaahan dan tanggapan prodi dalam beberapa putaran, visitasi hingga evaluasi pertama untuk selanjutnya penetapan hasil assesmen.
Prof Arsyad menambahkan, ada beberapa hal utama yang diassesmen yakni rancangan dan capaian hasil dari profil lulusan termasuk pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
Rancangan dan implementasi kurikulum yang mampu memenuhi CPL, kondisi mahasiswa, kualifikasi dosen, dukungan fasilitas dan pimpinan universitas dalam proses pembelajaran.
Hingga proses evaluasi mutu dan perbaikan berkelanjutan.
"Dengan capaian ini akan semakin memberikan keyakinan dan menguatkan mutu pembelajaran di prodi tersebut kepada khalayak," katanya
Tidak hanya itu, katanya, daya saing mutu dengan perguruan tinggi lainnya semakin meningkat.
"Sehingga mendorong lulusan untuk memenuhi kebutuhan SDM pasar juga menjadi dukungan fakultas untuk Unhas menuju World Class University," katanya.
Melalui hasil assesmen tersebut, Prof Arsyad berharap implementasi dari masukan IABEE dapat terus dijalankan untuk menghasilkan pengelolaan prodi yang bermutu.
Diketahui, IABEE merupakan organisasi independen nirlaba yang didirikan sebagai bagian dari lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk menumbuhkan budaya mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi di bidang teknik dan computing.
Lembaga akreditasi ini juga telah diakui oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Lembaga ini dibentuk dengan pembinaan oleh JABEE (Japan Accreditation Board for Engineering Education) yang telah berstatus sebagai penandatangan Washington Accord.
Yakni perjanjian multilateral yang mengatur kesetaraan berbagai lembaga akreditasi mandiri dari mancanegara untuk program-program studi bidang keteknikan. (*)