Breaking News:

Jadwal Imsakiyah

Penjelasan Kenapa Imsak Muhammadiyah Lebih Lama 8 Menit dari Jadwal Pemerintah atau Kemenag RI

Penjelasan lengkap kenapa Imsak Muhammadiyah lebih lama 8 menit dibanding Jadwal Imsakiyah Kemenag RI

Editor: Mansur AM
freepik.com
Berikut Penjelasan lengkap kenapa Imsak Muhammadiyah lebih lama 8 menit dibanding Jadwal Imsakiyah Kemenag RI 

Pelaksanaan waktu-waktu sholat fardhu jelas termaktub perintahnya dalam Alquran, “… Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman (QS An-Nisa/ 4 : 103) 

Sejak sebelas tahun sebelumnya, yakni pada perhelatan Musyawarah Nasonal Tarjih ke-27 tanggal 1-4 April 2010 persoalan waktu Subuh (fajar sadik) telah menjadi diskursus, yang kemudian mengamanatkan kepada tiga lembaga untuk melakukan observasi terkait persoalan ini.

Observatorium lmu Falak (OIF) di Universitas Muhammadyah Sumatera Utara (UMSU) dengan menggunakan alat Sky Quality Meter (SQM) untuk mengukur tingkat kecerahan langit.

Kemudian Pusat Studi Astronomi (Pastron) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyaarta dengan pengukuran di beberapa titik dengan perolehan data ketinggian matahari terendah pada minus 15,75 derajat.

Dan yang ketiga oleh Islamic Science Research Network (ISRN) di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) dengan lokasi pengambilan sampel di berbagai titik (Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, DKI Jakarta, Cirebon, Gunung Kidul, Labuannbajo, Bitung, Balikpapan, Monokwari) termasuk di luar negeri (Inggris, Amerika Serikat, Malaysia, Mesir, Turki dan Saudi Arabia).

ISRN menyimpulkan dari 750 data Subuh (terbit fajar) berbagai daerah di dunia memiliki beragam data ketinggian awal waktu subuh.

Dari hasil penelitian ketiga lembaga tersebut dengan titik sampling yang tersebar, kemudian oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PPM mengundang pelibatan pakar astronomi dari Institut Teknologi Bandung.

Dalam pembahasan titik ketinggian matahari di bawah ufuk saat waktu fajar tersebut kemudian menyimpulkan bahwa ketinggian matahari awal waktu Subuh minus 18 derajat (di bawah ufuk).  

Hasil penelitan ini kemudan menjadi koreksi pada jadwal yang selama ini telah dipakai berpatokan pada minus 20 derajat, korelasinya adalah waktu Subuh yang selama ini dipakai terlalu kepagian sekitar 8 menit.

Nah, pelaksanaan Ramadan 1442 H tahun ini akan memunculkan perbedaan selisih selama 8 menit jadwal imsakiah yang beredar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved