Breaking News:

Tribun Ramadhan

Sejarah Masjid Jami Nurul Muttahida Kayulangka, Masjid Tertua di Mamuju dengan Arsitektur Modern

Masjid Jami Nurul Muttahida, Kayulangka, adalah salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Mamuju.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Masjid Jami Nurul Muttahidah Kayulangka, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju 

"Awalnya pembangunannya masih darurat, dinding masih papan dan atapnya atap rumbia, besarnya kira-kira sekitar 15x15 meter,"ujarnya.

Masjid tersebut sudah beberapa kali direnovasi. Terakhir direnovasi tahun 2007.

"Sudah tidak ada jejak bangunan tua karena memang awalnya pembangunannya masih darurat,"kata dia.

Menurut cerita, Imam Lapeo berdiri langsung tepat di posisi kiblat usai berembuk dengan masyarakat.

Ia juga menunjukkan posisi kiblatnya Masjid Nurul Muttahida.

"Saat itu, Masjid Muttahida menjadi satu-satunya masjid di Mamuju sebelum dibangun Masjid Ar Rahiem di Karema,"tuturnya.

Dahulu Masjid Jami Nurul Muttahida tepat di pinggir laut dan terkadang ombak mengenai kiblatnya karena tidak ada tanggul penahan.

Bahkan kata dia, Masjid tersebut sudah beberapa kali dilanda bencana gempa bumi, termasuk gempa bumi tahun 1984 di Mamuju.

"Alhamdulillah masjid ini tidak pernah rusak, selalu aman, waktu gempa baru-baru ini hanya lantainya yang rusak sedikit,"kata pensiunan Jaksa tersebut.

"Dulu Imam Lapoe kan selalu ke Mamuju, bahkan sampai ke daerah Budong-budong. Beliau berjalan kaki untuk mendakwahkan Islam, mengajarkan masalah tauhid dan fiqh kepada orang-orang tua disini dan banyak lagi masjid di daerah Mamuju Tengah yang dibangun Imam Lapeo,"sambungnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved