Breaking News:

Polemik Partai PKB

Kader PKB Bantaeng Dorong Muktamar Luar Biasa, Sebut Ada Pelanggaran AD/ART

Dorongan Muktamar Luar Biasa kembali datang dari kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sulawesi Selatan.

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Shabran Dahlan
Kader sekaligus mantan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dorongan Muktamar Luar Biasa kembali datang dari kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sulawesi Selatan.

Setelah usulan dari kader PKB Kabupaten Jeneponto dan Sinjai, kini kader asal Kabupaten Bantaeng juga mengusulkan hal serupa.

Kader PKB Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan menilai partai besutan Muhaimin Iskandar itu Musyawarah Cabang baru-baru ini tidak seusai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

Shabran juga mempertanyakan pemberhentian dirinya sebagai Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng.

"Tak ada muscab resmi, yang ada hanyalah musyawarah asal-asalan, kalau tak salah hanya melibatkan kurang dari 5 pengurus inti tanpa pengurus kecamatan," kata Shabran kepada Tribun Timur, Selasa (20/4/2021).

Shabran mengatakan, Muscab PKB Bantaeng baru-baru ini hanya hanya melibatkan anggota fraksi PKB DPRD Kabupaten Bantaeng, sesama elite dan kader-kader yang dianggap telah jadi saja.

Sedangkan dirinya sebagai Sekretaris DPC PKB ketika itu tidak dilibatkan. Shabran menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Bantaeng sejak tahun 2016 lalu.

Ia mengatakan, mekanisme pemberhentian dirinya sebagai sekretaris 
sangat jauh dari kesan etis.

Menurutnya, pemberhentiannya oleh PKB tak lagi mengedepankan komunikasi yang efektif terhadap pengurus inti, baik ketua, sekretaris, dan dewan syuro.

"Termasuk tidak lagi menggunakan mekanisme yang diatur oleh AD/ART," terang Shabran.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved