Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bone

Ditunda, Pembangunan Masjid Raya Watampone Dilakukan Usai Idulfitri

Masyarakat Kabupaten Bone masih harus bersabar untuk menunggu pembangunan bagian belakang Masjid Raya Watampone

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Kondisi Masjid Raya Watampone di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG -  Masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih harus bersabar untuk menunggu pembangunan bagian belakang Masjid Raya Watampone.

Rencananya, masjid yang berada di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang ini mulai pembangunannya November 2020 lalu.

Kemudian, berubah rencananya menjadi sebelum ramadan tahun ini sudah mulai dibangun. Namun sayang, bangunan yang dulunya tempat salat perempuan tersebut kembali molor.

Ketua Yayasan Masjid Raya Watampone  Andi Surya Dharma mengatakan, pembangunan Masjid Raya Watampone akan dilakukan setelah idulfitri.

Ia menjelaskan, pembangunan terkendala karena adanya perubahan desain dari bangunan tersebut.

Desian awal, tiang masjid banyak sehingga diubah dan dikurangi jumlah tiangnya.

"Masjid raya sudah ada desainnya. Setelah diserahkan ke tim Bapak Jusuf Kalla, desain tersebut dipelajari lagi. Setelah itu diperbaiki," jelasnya Jumat (16/4/2021).

"Ini agak lama karena ada perubahan. Perbaikan terkait konstruksi karena bangunan ini bertingkat," tambahnya.

Kata Andi Surya Dharma, desain masjid pun telah selesai. Ia bersama Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle telah ke Makassar. 

"Sudah selesai desainnya. Sudah diperlihatkan sama kita, dan sudah minta persetujuan Pemda. Pak Bupati pun sudah melihat," ujarnya.

Menurut dia, sisa dilakukan penandatanganan kontrak dengan anak perusahaan Bumi Karsa yang akan melakukan pengerjaan.

"Sisa dikerjakan, tapi ini kan masuk bulan ramadan. Tidak ada yang bisa kerjakan kalau bulan ramadan. Saya juga sudah didesak oleh masyarakat. Jadi diusahakan itu sudah lebaran mulai dikerja," tutur mantan Sekda Bone ini.

Seorang warga, Rio meminta usai idulfitri,  Masjid Raya Watampone benar-benar dibangun.

Jika tidak, ia menyarankan bangunan masjid dibangun dengan memakai dana kas masjid serta pemuda Bone yang saat ini terus mengumpulkan donasi.

"Insya Allah akan banyak sumbangan dari warga kalau Masjid Raya Watampone dibangun dengan menggunakan kas masjid dan donasi pemuda Bone," katanya.

Untuk diketahui, pembangunan Masjid Raya Watampone menelan anggaran sekira Rp 13 miliar. Pihak Kalla Group menyumbang Rp 5 miliar. Sumbangannya dalam bentuk bangunan.

Masjid Raya Watampone berada tak jauh dari kediaman Jusuf Kalla. Hanya berjarak belasan meter.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved