Tribun Sulbar

Musrenbang Penyusunan RKPD 2022, Gubernur Sulbar: Jangan Lagi Ada Program Tidak Jelas

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar, berharap percepatan pembangunan infrastruktur tetap berjalan maksimal

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrenbang penyusunan RKPD tahun 2020 di Hotel Ratih Polman.(nurhaditribun). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar, berharap percepatan pembangunan infrastruktur tetap berjalan maksimal.

Hal itu disampaikan gubernur saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Barat
Tahun 2022, di Hotel Ratih Polewali Mandar, Selasa (13/4/2021).

Musrenbang penyusunan RKPD Pemprov Sulbar tahun 2020 usung tema "Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pelayanan Dasar dan Pemulihan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Ali menjelaskan, tema tersebut sesuai fokus program, kegiatan dan arah kebijakan pembangunan peemerintah provinsi Sulbar.

"Sesuai tema Musrenbang, kita berharap percepatan pembangunan infrastruktur agar digenjot dan dimaksimalkan,"kata Ali Baal.

Dikatakan, tahun 2022 merupakan tahun terakhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Karena itu, dia berharap program pemerintah hendaknya lebih fokus pada program strategis untuk pencapaian target dan janji kerja tahun 2022. 

"Penyusunan rencana kerja harus terarah, terukur, dan berkelanjutan. Selain itu, sinkron dan mendukung target RPJMD tahun 2022,"ujarnya.

Dia meminta tidak lagi muncul program dan kegiatan yang tidak jelas arahnya, kemudian tumpang tindih antara OPD dengan OPD yang lainnya.

"Ini kerap terjadi karena ada ego sektoral, akibatnya menyebabkan sulit terwujud efesiensi dan efektivitas suatu program,"pungkasnya.

Mantan Bupati Polman dua periode itu pun menekankan perlunya koordinasi, sinergitas dan kolaborasi antara provinsi dan kabupaten. Bahkan pusat.

"Perencanaan harus mengedepankan asas manfaat untuk rakyat, sehingga butuh sinergi,"katanya.

Dia berharap seluruh seluruh stakeholder penya semangat yang sama membiasakan yang benar dalam menyusun program pemerintah.

"Bukan membenarkan kebiasaan,"tegasnya.

Musrenbang tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sulbar, Hj Sitti Suraidah Suhardi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, Wakil Ketua DPRD, Usman Suhuriah dan Abd Halim.

Hadir juga para bupati, diantaranya Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, Bupati Majene, Lukman dan Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas'ud. (tribun-timur.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved