Breaking News:

Khazanah Islam

Masih Ada Sisa Makanan saat Azan Subuh Berkumandang, Boleh Dihabiskan Dulu atau Berhenti Sahur?

alu saat sedang sahur azan berkumandang, padahal makanan belum habis. boleh dihabiskan atau langsung berhenti sahur?

Tribun Timur
Ilustrasi sahur. 

Bahkan ada riwayat dimana Umar RA disuruh melanjutkan sahurnya oleh Nabi SAW tatkala adzan telah berkumandang.

Tapi ternyata hadist tidak hanya sampai di sini saja, kita harus teliti maksud dari waktu adzan yang dibolehkan oleh nabi bagi para sahabat untuk melanjutkan makan sahurnya.

Karena ternyata ada dua kali adzan, yakni adzan bilal saat fajar kadzib sebagai pertanda akhir malam, dan adzan kedua yang dikumandangkan oleh Ibnu Ummi Maktum yakni ketika menjelang masuk waktu fajar, maka di sinilah makan sahur tidak boleh dilanjutkan.

Sesuai dalam apa yang disebutkan dalam hadist:

أَنَّ بِلاَلاً كاَنَ يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ فَقاَلَ رَسُولُ اللهِ : كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتىَّ يُؤَذِّنَ بْنُ أُمِّ مَكْتُوْم فَإِنَّهُ لاَ يُؤَذِّنُ حَتىَّ يَطْلَعَ الفَجْرُ

Bilal mengumandangkan adzan pada suatu malam. Maka Rasulullah SAW bersabda, ”Makan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum adzan. Karena dia tidak akan adzan kecuali setelah terbitnya fajar shadiq”. (HR. Bukhari).

Bahkan sebenarnya hadist ini memperkuat ayat dalam Quran:

وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar...” (QS Al-Baqarah: 187)

Kesimpulannya:

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved