Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Jadwal Imsakiyah Ramadan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Beda, Kok Bisa? Penjelasan

Tahun ini, awal Ramadan atau hari pertama puasa tetap sama, yakni pada Selasa (13/4/2021), namun jadwal imsakiyah berbeda.

Editor: Edi Sumardi
FREEPIK
Ilustrasi jadwal imsakiyah. Tahun ini, awal Ramadan atau hari pertama puasa tetap sama, yakni pada Selasa (13/4/2021), namun jadwal imsakiyah berbeda. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tahun ini, awal Ramadan atau hari pertama puasa tetap sama, yakni pada Selasa (13/4/2021), namun jadwal imsakiyah berbeda.

Perbedaan itu terletak pada waktu subuh antara yang ditetapkan pemerintah dengan ormas Islam Muhammadiyah.

Muhammadiyah memutuskan waktu subuh ditambah 8 menit atau waktu imsak versi Muhammadiyah mundur 8 menit dari yang ditetapkan pemerintah.

Jika misalnya waktu shalat subuh versi Kementerian Agama RI jatuh pada pukul 04:47, maka versi Muhammadiyah akan jatuh pada pukul 04:55.

Perbedaan jatuhnya waktu shalat subuh menyusul adanya diskusi di kalangan ulama di Indonesia.

Penentuan waktu terbitnya fajar merupakan faktor penting mengingat berkaitan erat dengan empat jenis ibadah pertama adalah penentuan awal salat subuh, akhir salat witir, awal ibadah puasa (imsak), dan terakhir wukuf di Arafah.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar menjelaskan, di Indonesia sendiri masalah penentuan awal waktu subuh baru muncul sejak kedatangan seorang pendakwah dari Timur Tengah.

Pendakwah tersebut heran lantaran azan subuh sudah berkumandang tetapi masih dalam kondisi gelap.

“Akhirnya masalah ini melahirkan perdebatan di kalangan para ahli dan keresahan di hati masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Oleh karenanya, Majelis Tarjih memberikan sumbangan gagasan terkait parameter terbit fajar serta memutuskan dip atau ketinggian matahari berada di -18 derajat di bawah ufuk.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved