Breaking News:

Tribun Jeneponto

Didemo Sapma PP, Kadis Kelautan Jeneponto Adu Mulut dengan Mahasiswa

Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Jeneponto.

Didemo Sapma PP, Kadis Kelautan Jeneponto Adu Mulut dengan Mahasiswa
ist
SAPMA PP Kabupaten Jeneponto dan Kadis Kelautan dan Perikanan, saling tinjuk, Senin (12/4/2021).

TRIBUN-TIMUR COM, JENEPONTO - Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Jeneponto.

Aksi unjuk rasa mendapatkan pengawalan ketat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam aksinya, Sapma meminta kepada Bupati Jeneponto agar mengevaluasi validasi data kelompok nelayan dan budidaya.

Selain itu, ia juga mendesak pihak Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan transparansi terkait validasi data kelompok nelayan pemegang kartu KUSUKA.

Kelompok penerima bantuan yang ada pada regulasi harus didasari dengan kartu KUSUKA.

Hal ini disampaikan langsung ketua SAPMA Jeneponto, Hasan Walinono, Senin (12/4/2021).

"Tetapi yang terjadi dilapangan adalah dimana sudah terbentuk beberapa kelompok itu kemudian tidak didasari KTP adalah nelayan," ujarnya.

Menurutnya, pihak dinas kelautan dan perikanan tidak sesuai mekanisme penyaluran bantuan.

"Saya meminta penyaluran bantuan yang ada dilingkup dinas kelautan dan perikanan sesuaikan dengan regulasi yang berlaku," ungkapnya.

Sementara Kadis Kelautan dan Perikanan, Arfan mengatakan, bahwa data yang akan dibuatkan kelompok harus disingkronkan dengan data di dinas tekait.

Halaman
12
Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved