Breaking News:

Khazanah Islam

Doa saat Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 2021 Berdasarkan Hadits dan Hukum Ziarah Kubur

Ulama juga sepakat bahwa ziarah kubur ke makam Rasulullah, para Nabi yang lain dan orang soleh itu juga sunnah bagi laki-laki dan perempuan.

Sanovra/Tribun-Timur.com
Sambut Ramadan 1442 H, sejumlah warga melakukan ziarah kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pabangiang, Jl Kacong Dg Lalang, Gowa, Minggu (19/4/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Apakah Anda dan keluarga rutin melakukan ziarah kubur jelang Ramadhan?

Berikut juga doa salam saat ziarah kubur lengkap pandangan mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali.

Juga penjelasan terkait hukum ziarah kubur oleh pengasuh rubrik Tribun Khazanah Islam, Dr Zulasyahari Mustafa menjawab.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Shalat Taubat Nasuha Amalan Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Rugi Jika Diabaikan

Baca juga: Bacaan Niat Sholat Taubat Nasuha Amalan Menyambut Ramadhan, Lengkap Tata Cara dan Latin

"Sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk ziarah kubur. Tergantung daerah masing-masing. Kalau di Makassar, ziarah kubur dilakukan sebelum masuk bulan Ramadan," kata Dr Zulasyhari.

Namun ada juga daerah tradisinya ziarah kubur sebelum atau setelah Lebaran Idulfitri.

Ada juga tradisi ziarah kubur setelah acara keluarga seperti pesta pernikahan dan sebagainya.

Lalu bagaimana hukum ziarah kubur?

"Di Indonesia mayoritas penganut Mazhab Syafii. Di Mazhab Syafii sendiri hukum ziarah kubur untuk laki-laki adalah sunah. Sementara untuk perempuan juga dianjurkan (sunnah) dengan syarat tidak menimbulkan fitnah. Misalnya saat ziarah kubur menangis sekeras-kerasnya. Jika hal seperti ini terjadi hukumnya makruh," kata dosen UIN Alauddin Makassar ini, kemarin.

Tribun-timur.com melansir, alkhoirot.net, berikut disajikan secara rinci pendapat-pendapat ulama tentang hukum ziarah kubur.

ZIARAH KUBUR MENURUT ULAMA EMPAT MADZHAB

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved