Breaking News:

Tribun Makassar

Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Rampung Maret 2022

ada proyek tersebut sempat ada penolakan masyarakat terhadap nilai ganti rugi yang dinilai sangat rendah. 

ist
Focus Grup Discussion (FGD) pembangunan dan pengoprrasian kereta api Sulsel di Fakultas Teknik Unhas, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Proyek Kereta Api (KA) trans Makassar-Parepare ditargetkan rampung pada bulan Maret 2022 mendatang. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur, Jumardi, saat menjadi narasumber di diskusi pada Focus Grup Discussion (FGD) pembangunan dan pengoprasian kereta api Sulsel di Fakultas Teknik Unhas, Selasa (6/4/2021). 

Dia mengatakana, ada perpanjangan tiga bulan dari target awal yang direncanakan sebelumnya pada akhir 2021.

"Ditargetkan Maret 2022, ada perpanjangan karena proses pengelolaan tanahnya terlambat dimulai bukan karena penolakan masyarakat. 70 persen Masyarakatnya setujuh di tempat," ujarnya. 

Dia mengaku, pada proyek tersebut sempat ada penolakan masyarakat terhadap nilai ganti rugi yang dinilai sangat rendah. 

"Memang spesifik kalau Makassar Parepare ini khususnya di Pangkep dan Maros pada awalnya memang penolakan masyarakat, mungkin karena ekspektasi masyarakat terlalu tinggi karena ini proyek strategis nasional tapi lama kelamaan sudah berubah di masyarakat karena sosialisasinya sudah masif kita lakukan," terangnya. 

Namun, kata dia, masyarakat sudah berubah di karena pihaknya telaj mensosialisasikan secara masif bahwa pembangunan infrastruktur ini untuk kepenting umum. Maka semua harus mendukungnya. 

Selain itu, menurutnya, kendala lainya progres pengerjaan proyek KA ini sempat terhambat karena adanya pandemi Covid-19.

"Memang prosesnya agak lambat karena diawali pandemi dan BPN turun mengukur inventarisasi sangat terbatas. Jadi itu kendalanya kalau masalah lahan tidak ada penolakan," kata Jumardi. 

Dia menyebut, aggaran yang dikucurkan sebesar 6 triliun dari APBN.

Sementara, Ketua DPD Maska Sulsel Dr. Eng. Ir. Muh Ihsan Ramli mengapresiasi pengerjaan progres KA tersebut.

"Masalah lahan sudah relatif cukup bagus progresnya. Sehingga kontruksi Teknik sesuai FGD tadi didiskusikam bahwa kuta tinggal pihak instansi teknis terkait dalam hal ini balai, menunggu cuaca bagaimana bisa kering agar bisa dilanjutkan secepatnya kontruksinya," katanya. 

Dia mengaku, Maska Sulsel terus mendorong progres tersebut. karena masalah kontrusksinya sudah on the track kembali sduah hampir rampung. 

Tentu, kata dia, persiapan bagaimana mengoprasikan itu mengenai sarana kereta api mungkin dari pihak pemerintah juga sudah bisa mempersiapkan secepatnya. 

"Artinya sambil jalan pembangunan relnya diselesaikan pengadaan atau persiapan modal dari kereta apinya bisa juga dimulai," pungkasnya. 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved