Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI

UMI Gelar Diskusi Peradaban, Bahas Sejarah Masuknya Suku Bugis Makassar ke Malaysia

Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar diskusi peradaban, dengan tema "Diaspora Bugis Makassar di Sumatera" yang digelar secara virtual via zoom

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar diskusi peradaban, dengan tema Diaspora Bugis Makassar di Sumatera yang digelar secara virtual via zoom, dan terpusat di Lantai 9 UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (142021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar diskusi peradaban, dengan tema "Diaspora Bugis Makassar di Sumatera" yang digelar secara virtual via zoom, dan terpusat di Lantai 9 UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (1/4/2021).

Diskusi ini menghadirkan 3 pembicara, yaitu Prof Dr. Anhar Gonggong, Dr. Makmur H. Harun, dan Drs. Burhanuddin, yang dimoderatori oleh Awaluddin Syamsu.

Saat memberi sambutan, Rektor UMI, Prof Basri Modding mengatakan, diskusi ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara UMI dengan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Bertujuan untuk memperkuat karakter bangsa, dan nasional.

"Kerjasama antara BPPKSS dengan UMI itu merupakan bentuk penguatan diaspora bugis Makassar," katanya

Lanjutnya, seperti yang diketahui BPPKSS sendiri, memiliki anggota yang terpencar diberbagai daerah, hingga ke mancanegara.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini, semoga kegiatan ini bisa memghasilkan ide-ide, yang bisa menjadi refrensi tersendiri, melalui JK Research Center UMI," ujarnya, sekaligus membuka diskusi.

Sementara itu, Wakil Rektor V Bidang Promosi dan Kerjasama, Prof Dr. Ir. Hatta Fatta sekaligus sebagai Ketua JK Reserch Center UMI menjelaskan, tujuan dipilihnya tema Diaspora Bugis Makassar di Nusantara.

Untuk menghimpun pikiran-pikiran menuju pembangunan aliansi ekonomi Uni-Nusantara yang rencananya dilakukan tahun depan.

"Ini proses yang kita harap tahun depan kita akan konkertkan,"jelasnya

Lanjutnya, diskusi ini sudah dilakukan sebanyak dua kali.

Sebelumnya membahas perjumpaan Bugis dan Melayu di Johor.

"Kemudian itu kita lihat bagaimana persentuhan sosial budaya dan ekonomi antara bugis makassar dengan Melayu," ujarnya

Untuk diskusi ke-2 pihaknya membahas terkait Sumatera sebagai tempat transit orang bugis Makassar, sebelum masuk ke Malaysia.

"Bahkan bukan hanya Malaysia, sampai ke Thailand, wilayah-wilayah lain, termasuk 
Singapore. Sehigga kita ingin menelisik itu, apa yang terjadi sehingga menjadikan Sumatera sebagai tempat transitnya orang bugis makassar menuju semenanjung Malaysia," tutupnya.

Laporan tributimur.com,M Ikhsan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved