Breaking News:

Bom di Gereja Makassar

Palopo Punya 14 Ribu Relawan Tangkal Teroris

Membahas terorisme, Kota Palopo telah memiliki 14 ribu relawan anti teroris. Relawan tersebut telah dibentuk sejak 2018 lalu

Humas Pemkot Palopo
Wali Kota Palopo HM Judas Amir dalam sebuah acara belum lama ini. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Beberapa hari terakhir Indonesia sedang digemparkan dengan masalah terorisme.

Kejadian pertama yakni bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/21).

Ditambah penyerangan seorang wanita diduga teroris di Mabes Polri, Rabu (31/3/21) sore.

Semua pihak di daerah merespon dengan meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi.

Di Kota Palopo sendiri, pihak kepolisian meningkatkan pengamanan dengan patroli rutin dan pengawasan tiap pintu masuk perbatasan.

Membahas terorisme, Kota Palopo telah memiliki 14 ribu relawan anti teroris.

Relawan tersebut telah dibentuk sejak 2018 lalu, hingga kini masih berjalan. 

”Ada 14 ribu relawan yang direkrut untuk menangkal teroris di Kota Palopo. Tidak hanya teroris, tapi juga narkoba yang merupakan penyakit masyarakat,” kata Wali Kota Palopo HM Judas Amir dalam sebuah acara Rabu (31/3/21).

Setiap RT terdiri dari 10 orang relawan yang siap siaga setiap saat.

Judas menegaskan daerah yang dipimpinnya itu harus aman dari ancaman terorisme.

"Kalau ada yang mencurigakan maka segera lapor ke pihak kepolisian atau ke TNI. Kalau ada tetangga ta yang dicurigai segera laporkan,” ajaknya.

Ia berharap, Kota Idaman julukan Kota Palopo, tetap dalam kondisi aman. Karena jika aman, maka investasi mudah masuk yang tentunya dampak positifnya yaitu kesejahteraan masyarakat.

Begitu juga dengan pihak investor akan merasa terlindungi dalam menjalankan bisnisnya.

”Kita berharap semua berjalan dengan baik. Investor senang, masyarakat sejahtera,” imbuhnya.

Laporan Wartawan Tribun Palopo, Arwin Ahmad

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved