Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Bumi

Viral Info Gempa Bumi 8,8 SR dan Tsunami 20 Meter Berpotensi Terjadi di Pulau Jawa, Begini Faktanya

Viral info gempa bumi 8,8 SR dan tsunami 20 meter berpotensi terjadi di selatan Jawa, begini faktanya.

Editor: Edi Sumardi
KYODO NEWS
Ilustrasi gempa bumi yang memicu gelombang tsunami. Viral info gempa bumi 8,8 SR dan tsunami 20 meter berpotensi terjadi di selatan Jawa, begini faktanya. 

BMKG pun menyampaikan himbauan untuk melakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan aman gempa, melakukan penataan tata ruang pantai yang aman tsunami, serta membangun kapasitas masyarakat terkait upaya penyelamatan saat terjadi gempa bumi dan tsunami.

BMKG masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing dengan kabar yang tak terverifikasi kebenarannya.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati pada Kamis (4/3/2021) mengatakan, ada peningkatan aktivitas gempa di kawasan selatan Jawa Timur dalam 5 tahun terakhir.

Hal ini menimbulkan potensi gempa yang lebih besar maupun tsunami.

Dia mengatakan, masyarakat harus mewaspadai potensi dan risiko terjadinya gempa besar ini dengan mempersiapkan jalur evakuasi ke daerah yang dianggap aman, terutama di ketinggian.

Dwikorita Karnawati menyampaikan itu saat bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Kata dia, berdasarkan analisis BMKG, kemungkinan terburuk bisa terjadi gempa berkekuatan 8,7 SR dan juga berpotensi tsunami di selatan Jawa Timur, termasuk di Banyuwangi.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono pernah mengatakan, masyarakat harus mau jujur mengakui dan menerima kenyataan bahwa wilayah Indonesia memang rawan gempa dan tsunami.

"Khususnya wilayah selatan Jawa, keberadaan zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia merupakan generator gempa kuat sehingga wajar jika wilayah selatan Jawa merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami," kata Daryono saat masih menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Sabtu (20/7/2019).

Sejarah mencatat tsunami selatan Jawa pernah terjadi pada 1840, 1859, 1921, 1994, dan 2006.

"Ini bukti bahwa informasi potensi bahaya gempa dan tsunami yang disampaikan para ahli adalah benar, bukan berita bohong," ujar Daryono.

Lalu bagaimana dengan pembentukan 49 desa tangguh bencana sebagai antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk?

Pembentukan 49 desa tangguh bencana di Kulon Progo oleh BPBD memang benar adanya.

Sebab, Kabupaten Kulon Progo termasuk wilayah yang rawan terdapat bencana gempa bumi dan tsunami

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Ariadi mengatakan keseluruhan destana itu telah tersebar di setiap kalurahan maupun kelurahan. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved