Breaking News:

Meninggal Usai Divaksin

Sulaiman Meninggal Usai Divaksin, Ini Kata Dinkes Sulsel

Sulaiman Dg Tika (50 tahun) warga Jonggoa Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar dikabarkan mengalami demam dan sesak nafas usai

Istimewa
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) dr Nurul AR 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulaiman Dg Tika (50 tahun) warga Jonggoa Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar dikabarkan mengalami demam dan sesak nafas usai disuntik vaksin Covid-19.

Sulaiman pun tak kunjung baik bahkan meninggal dunia, Senin (22/3/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) dr Nurul AR mengatakan, Dinkes sudah membentuk tim independen.

"Tim ini sudah ada sejak kegiatan program imunisasi  rutin dilakukan," kata Nurul.

"Tim tersebut saat ini telah melakukan audit atas peristiwa yang dialami Sulaiman Daeng Tika," tambah Penanggung Jawab Vaksinasi di Sulsel itu.

Ia mengaskan, vaksin yang diberikan adalah Sinovac Bio Farma. "Di Sulsel semuanya Sinovac," kata Dokter Nurul via pesan WhatsApp, Selasa malam.

Nurul membantah isu liar yang menyebutkan Sinovac yang digunakan telah masuk masa kedaluwarsa.

Menurutnya, ada kemungkinan penyebab meninggal pegawai outsourcing PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) tepatnya di PLN Gardu Induk Daya Makassar itu berkaitan dengan penyakit bawaan atau komorbid.

Namun, kata dia, itu harus dipastikan oleh tim independen yang sudah diturunkan.

"Soal expired multidose vaksin yang diberikan masih lama. Semua kemungkinan bisa. Ada hubungan atau tidak dengan vaksin kita tunggu laporan hasil investigasi Tim Independen yanv sementara bekerja," jelas Nurul.(aly)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved