Breaking News:

Tribun Makassar

Launching ETLE, Kapolda Sulsel ke Walikota Makassar: Terima Kasih Sekali

Program penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional, mulai berlaku hari ini, Selasa (23/3/2021) siang.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam didampingi Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (2332021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional, mulai berlaku hari ini, Selasa (23/3/2021) siang.

Polda Sulsel, satu dari 10 kepolisian daerah di Indonesia yang menerapkan tilang elektronik itu.

Khusus di Polda Sulsel, penerapannya mulai dijalankan di Kota Makassar.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, melaunching program ETLE itu bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo via daring.

Menurut Merdisyam, program ETLE itu telah sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar.

"Hari ini kita melakukan launching ETLE. Kita tentunya berterima kasih sekali kepada walikota Makassar, sejak awal memang sudah ada projek ini melalui smart city saat menjabat periode pertama," kata Irjen Pol Merdisyam didampingi Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana.

Launching ETLE khsus di wilayah hukum Polda Sulsel itu, berlangsung di Mapolrestabes Makassar.

Untuk sementara, penerapan ETLE di wilayah hukum Polrestabes Makassar kata dia, merupakan pilot project.

"Saat ini sudah ada 16 titik di Kota Makassar. Masyarakat makassar diharapkan untuk meningkatkan kesadaran, karena secara otomatis akan terdata," ujar Merdisyam.

Dalam peluncuran itu, ETLE lanjut Merdisyam, untuk sementara ini fokus merekam dua jenis pelanggaran.

"Jenis pelanggaran kita fokus pertama, tidak memakai safety belt dan menggunakan handphone saat berkendara," ungkapnya.

Proses penindakan atau penilangannya, lanjut dia, surat tilang akan dikirimkan ke pelanggar melalui jasa pos.

"Ini surat tilang akan dikirimkan langsung ke pelanggar melalui jasa pos, jadi mengurani petugas bertemu langsung dengan pelanggar," bebernya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved