Breaking News:

Tribun Sulsel

Pengadaan Lahan Kereta Api di Pangkep 93,76%, Maros 63,08%

bila melihat paparannya di depan Menteri, kalau sudah pembebasan 1 km, itu belum dibangun karena musim penghujan.

Pengadaan Lahan Kereta Api di Pangkep 93,76%, Maros 63,08%
ist
Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Sulawesi, Jumardi, mengunjungi mega proyek pembangunaan jalur kereta api Makassar – Parepare, di Garongkong, Barru, Selasa (16/3/2021).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Timur Kementerian Perhubungan, Jumadi turut hadir pada rapat lanjutan terkait progres pengadaan tanah Rel Kereta Api (KA) Makassar-Parepare di Ruang Rapat Pimpinan kantor Gubernur Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (17/3/2021).

Turut hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan beberapa pejabat lingkup Kemenhub, Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Timur, Dishub Sulsel dan stakeholder terkait. 

Menurut Jumadi, inti dari rapat tersebut bagaimana koordinasi untuk mendapat dukungan penuh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di daerah.

"Soal progresnya cukup signifikan, Pangkep 93 persen, tinggal yang di pengadilan karena itu sedang berproses, antriannya mengikuti SOP (Standar Operasional Prosedur)," ujarnya ditemui di kantor Gubernur, Rabu sore.

Sementara di Maros 63,08 persen dengan total bidang yang telah dibayarkan sekitar 540 bidang. Namun perbaikan berkasnya cukup tinggi sekitar 225 bidang atau 26,28 persen dari total bidang lahan 856 bidang.

"Penyelesaian lahan sebetulnya kita target akhir tahun selesai konstruksi. Sehingga penyelesaian itu ada yang dilakukan secara paralel," katanya.

"Jadi dengan kondisi Maros 63,08 persen itu sudah bisa kita lakukan konstruksi sambil yang 36,92 persen diupayakan 2-3 bulan selesai sehingga paralel. Tidak perlu menunggu 100 persen baru mulai," tambahnya.

Menurutnya, bila melihat paparannya di depan Menteri, kalau sudah pembebasan 1 km, itu belum dibangun karena musim penghujan.

"Ini setelah musim penghujan habis kita sudah mulai konstruksi dan akselerasinya tinggi," ujarnya.

Masing-masing kabupaten, lanjut dia, ada tim perecapatan untuk membackup tim pengadaan tanah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved