Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Kabel Serabut dan Inti Tunggal
Dalam mengkategorikan kabel, baik itu kabel Category 5e (CAT5e) atau Category 6 (Cat6), setidaknya kita kenal bahwa ada dua jenis kabel
Kabel serat tentu lebih mudah untuk dirutekan daripada kabel inti tunggal. Kabel ini juga sangat fleksibel.
Dibandingkan dengan kabel lain, kabel serabut dapat menahan getaran dan fleksibilitas yang luar biasa tanpa menjadi keras dan akhirnya putus. Efeknya, tentunya nantinya kita tidak perlu mengganti kabel sesering kabel inti tunggal.
Kekurangan Kabel serabut
Seperti biasa, kabel serabut tentunya memiliki kekurangan. Diameternya cukup besar tetapi tidak memberikan daya dukung yang sama seperti kabel inti tunggal.
Tak hanya itu, kabel-kabel ini lebih rentan terhadap kondisi korosi dan giyah.
Belum lagi ketipisan perangkat ini tidak bisa dilindungi dari gangguan elektronik. Dua hal ini setidaknya perlu kita perhatikan sebelum menggunakan kabel inti tungal untuk proyek bisnis Anda di rumah atau di kantor
Situasi ideal menggunakan kabel serabut
Beberapa aplikasi yang ideal untuk menggunakan kabel serabut hanya mencakup untuk keperluan kompleks seperti papan sirkuit atau perangkat elektronik. Hal ini tentunya karena kabel jenis ini akan tetap utuh dan terlindungi meski terpuntir atau bengkok saat menyambungkan komponen kelistrikan.
Selain itu ada beberapa situasi ideal saat menggunakan kabel serabut.
Fleksibilitas konduktor: Konduktor serat jauh lebih besar, sehingga lebih mudah dipasang.
Umur fleksibel: Lebih lama dibandingkan dengan konduktor tunggal. Konduktor berserabut dapat menahan lebih banyak getaran dan tekukan sebelum putus. Secara umum, semakin halus salurannya, semakin fleksibel konduktornya.
Kerusakan permukaan: Kerusakan pada konduktor berserat, seperti goresan atau robekan, akan lebih ringan daripada kerusakan serupa pada konduktor tunggal.
Jumlah untaian: Mempengaruhi fleksibilitas dan biaya konduktor. Untuk ukuran kabel apa pun, semakin banyak untaian, semakin fleksibel dan lebih mahal konduktornya.
Kabel Inti Tunggal
Jenis kabel kedua ini menggunakan satu kabel tembaga tunggal per konduktor yang digunakan untuk sambungan infrastruktur permanen antara kedua kabel tersebut dengan kabel inti tunggal.