Breaking News:

Tribun Bone

Pemuda Pelaku Perkosaan di Bone Terancam 15 Tahun Penjara

Polisi menetapkan status tersangka kepada AK (23) warga Kecamatan Lamuru atas kasus perkosaan.

SHUTTERSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi penjara (SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Polisi menetapkan status tersangka kepada AK (23) warga Kecamatan Lamuru atas kasus perkosaan seorang gadis.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan, pelaku AK telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Pelaku dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

"Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan hari ini. Ancaman hukuman 5 tahun hingga 15 tahun penjara," tegasnya.

Menurut penuturuan korban, kejadian bermula ketika ia dihubungi oleh pelaku untuk bertemu. Kejadian tersebut pada Oktober 2020.

"Pertamanya saya dihubungi, dia (red, pelaku) ingin ketemu. Jadi saya tanya, sepenting apa. Bisa mungkin kita tanyakan melalui pesan atau telepon," tuturnya Sabtu (27/2/2021).

"Pelaku bilang penting sekali. Dia mau bicara secara tatap muka. Jadi saya menurut," tambahnya.

Saat tiba di lokasi, korban lalu bertanya kepada pelaku apa yang ingin dibicarakan.

"Saya melawan, tapi saya dipegang erat sama pelaku," akunya.

Pelaku kembali mengajak korban bertemu pada Selasa, 1 Februari 2021. Alasannya sama, karena ada hal penting ingin dibicarakan. 

Selanjutnya, pelaku kembali menghubungi korban ketiga kalinya untuk bertemu pada Selasa 20 Februari 2021 pukul 20.00 Wita.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved