Breaking News:

Gara-gara Bripka CS Tembak Mati Anggota TNI dan Tak Mau Bayar di Kafe, Semua Kapolda Kena Dampaknya

Gara-gara Bripka CS tembak mati anggota TNI dan tak mau bayar di cafe, semua Kapolda di Indonesia kena dampaknya. Kapolri turun tangan

Kolase tribun timur / Rasni Gani
Bripka CS- Gara-gara Bripka CS tembak mati anggota TNI dan tak mau bayar di cafe, semua Kapolda di Indonesia kena dampaknya. Kapolri turun tangan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Gara-gara Bripka CS tembak mati anggota TNI dan tak mau bayar di cafe, semua Kapolda di Indonesia kena dampaknya. Kapolri turun tangan.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Rahasia setelah seorang anak buahnya menembak mati anggota TNI AD dan pegawai kafe di Jakarta Barat.

Telegram tersebut teregister dengan nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 25 Februari 2021.

Surat Telegram ditujukan untuk para Kapolda seluruh Indonesia. Isinya yakni arahan dalam menyikapi kasus penembakan tersebut.

Terutama agar tidak terulang kembali dan mencegah terjadinya perselisihan.

”Iya betul, sebagai langkah antisipasi peristiwa serupa tak terjadi lagi, sekaligus untuk menjaga soliditas dengan TNI yang selama ini berjalan baik,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwon

Ada lima instruksi Kapolri dalam surat telegram itu.

Polisi ungkapkan kronologi penembakan pada 4 orang di kafe, Cengkareng Barat, satu korban anggota TNI tewas, Pelaku diduga mabuk.
Polisi ungkapkan kronologi penembakan pada 4 orang di kafe, Cengkareng Barat, satu korban anggota TNI tewas, Pelaku diduga mabuk. (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

Di antararanya, Sigit meminta Kapolda menindak tegas Bripka CS, anggota Polri yang terlibat dalam kejadian tersebut dengan sanksi pemberhentikan tidak hormat dan proses pidana.

Listyo Sigit meminta Kapolda memperketat proses pinjam pakai senjata api dinas yang hanya diperuntukkan bagi anggota Polri yang memenuhi syarat dan tidak bermasalah.

Kapolda juga diminta memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam penggunaannya.

Halaman
123
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved