Breaking News:

Tribun Wajo

Pengelolaan Danau Tempe Wajo Jadi Skala Prioritas

Konferensi Nasional Danau I telah melahirkan Kesepakatan Bali 2009 tentang Pengelolaan Danau Berkelanjutan

TRIBUN-TIMUR.COM/SALDY
Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Abdul Hayat Gani mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Penyelamatan Ekosistem Danau tahun 2021 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara virtual zoom meeting, Kamis (18/2/2021).

Dalam sambutannya, Hayat mengagakan, Indonesia memiliki 840 danau dengan ukuran dan jenis yang beragam, dan 500 lebih danau merupakan danau besar yang berukuran lebih dari 10 Hektar, dengan luas total mencapai sekitar 0,25 persen luas daratan.

"Pengelolaan danau secara khusus di Indonesia belum memiliki sejarah yang panjang seperti pengelolaan sungai. Danau masih sering diposisikan sebagai sumber air besar yang tidak ada habisnya," katanya.

Konferensi Nasional Danau I telah melahirkan Kesepakatan Bali 2009 tentang Pengelolaan Danau Berkelanjutan yang ditandatangani oleh Sembilan Menteri, selanjutnya pada 2011 diluncurkan Gerakan Penyelamatan Danau (Germadan) di Semarang pada saat Konferensi Nasional Danau Indonesia II.

Pada 2018 telah tersusun dan telah disahkan Rencana Pengelolaan Danau untuk 15 danau prioritas I.

Dua diantaranya terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Danau Tempe yang terletak di tiga Kabupaten yakni, Wajo, Soppeng dan Sidrap) dan Danau Matano yang terletak di Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, Danau Tempe merupakan salah satu dari 15 Danau Prioritas I berdasarkan pembentukannya merupakan danau paparan banjir yang berasal dari depresi lempeng bumi Asia-Australia, terletak di wilayah Sulawesi Selatan antara sungai Walanae Cenranae pada koordinat 4000’00” - 4015’00” LS dan 119052’30” – 120007’30” BT melintasi tujuh kecamatan yang tersebar pada tiga kabupaten.

Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Tempe meliputi 4 Kabupaten yaitu: Kabupaten Enrekang, Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap, dan Kabupaten Soppeng dengan luas total 283.899,84 Ha.

"Dalam penyelenggaraan pengelolaan danau diperlukan perencanaan yang terintegrasi antar berbagai pemangku kepentingan dalam satu kesatuan ekosistem danau secara utuh mulai dari daerah tangkapan air (DTA), sempadan dan badan air danau itu sendiri," jelas Hayat.

Ia menambahkan, berdasarkan hal tersebut, maka telah dirumuskan 8 program prioritas dalam rangka penyelamatan Danau Tempe sebagaimana tercantum dalam Rencana Pengelolaan Danau Tempe yang telah disusun bersama stakeholder dan disahkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan pada Tahun 2018.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved