Fakta Menarik Bendungan Tukul di Pacitan, Ternyata Letaknya di Kampung Halaman SBY
Bendungan Tukul di Pacitan yang diresmikan Presiden Joko Widodo ternyata letaknya di Susilo Bambang Yudhoyono
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Perumpamaan yang dimaksud ialah, obat terasa pahit namun jika obatnya tepat dan dosisnya tepat maka akan membuat seseorang menjadi sehat.
Namun, gula juga terasa manis namun bila dikonsumsi terlalu banyak akan mendatangkan penyakit.
“Obat itu rasanya "pahit". Namun bisa mencegah atau menyembuhkan penyakit. Jika obatnya tepat & dosisnya juga tepat, akan membuat seseorang jadi sehat. Gula itu rasanya manis, tetapi kalau dikonsumsi secara berlebihan bisa mendatangkan penyakit,” cuit SBY dikutip dariKompas.TV.
Lanjut dengan perumpamaan tersebut, SBY jelaskan Kritikan adalah obat yang bila benar dan tidak kasar akan bisa mencegah kesalahan
Sedangkan pujian bagaikan gula, jika berlebihan justru akan menyebabkan kegagalan.
“Kritik itu laksana obat & yang dikritik bisa "sakit". Namun, kalau kritiknya benar & bahasanya tidak kasar, bisa mencegah kesalahan. Sementara, pujian & sanjungan itu laksana gula. Jika berlebihan & hanya untuk menyenangkan, justru bisa menyebabkan kegagalan,” ujar SBY
Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta masyarakat lebih aktif dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/presiden-jokowi-saat-berada-di-bendungan-tukul-di-pacitan-jawa-timur.jpg)