Tribun Wajo
Tebas Tangan Warga Pitumpanua Wajo Hingga Putus, Lelaki Asal Sidrap Ini Menyerahkan Diri ke Polisi
Warga Sidrap memilih menyerahkan diri ke polisi setelah menebas tangan seorang pemuda hingga putus di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUNWAJO.COM, PITUMPANUA - Warga Sidrap memilih menyerahkan diri ke polisi setelah menebas tangan seorang pemuda hingga putus di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (11/2/2021).
Ia memilih menyerahkan diri setelah tiga hari bersembunyi usai menebas tangan korban.
Pelaku adalah warga Kecamatan Pituriase, Kabupaten Sidrap bernama Rahmat Hasanuddin (30).
"Pelaku telah menyerahkan diri di Polsek, setelah anggota melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Belawae, tokoh masyarakat, dan keluarga pelaku," kata Kapolsek Pitumpanua, Kompol Jasman Parudik.
Korbannya, yakni Andi Afrisal yang kini masih mendapatkan perawatan di RSUD Batara Guru, Kabupaten Luwu.
Lantaran telapak tangan kirinya terputus dan ada luka terbuka di punggung belakang usai ditebas Rahmat pada Senin (8/2/2021) lalu.
Mula kejadian perkara, ketika Rahmat yang mengendarai motor dengan tidak sengaja hampir menabrak Andi Farizal yang juga mengendarai motor di Jl Andi Djaja, Kelurahan Siwa.
"Sehingga lelaki AA marah dan merusak sepeda motor RA, selanjutnya pada saat pelaku di bengkel dan hendak memperbaiki motornya, AA dengan membawa sebilah badik turun dari motor dan mengejar RA," katanya.
Rahmat yang merasa terdesak kemudian mengambil parang di motornya untuk membela diri dan menebas Andi Afrizal berkali-kali lalu melarikan diri.
"Pelaku membuang parangnya saat pulang ke Belawae untuk bersembunyi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/setelah-tiga-hari-bersembunyi-usai-menebas-tangan-seorang-pemuda.jpg)