Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bulukumba

Talud Rp6,6 Miliar di Pantai Merpati Bulukumba Roboh Lagi

Talud di kawasan Pantai Merpati, Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali roboh.

Tayang:
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
ist
Talud di kawasan Pantai Merpati, Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali roboh. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Talud di kawasan Pantai Merpati, Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali roboh.

Proyek senilai Rp6,6 miliar yang berasal dari anggaran DID tahun 2019 itu, roboh dihamtam ombak.

Robohnya talud yang dikerjakan oleh CV Anika Join Konstruksi ini, bukan kali pertama.

Sebelumnya, belum sebulan pasca rampung, talud di kawasan ini juga pernah roboh.

Hal tersebut dinilai karena talud yang berhadapan langsung dengan pantai itu tidak diplester.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Patudangi Asiz, telah melihat langsung kondisi talud tersebut, Senin (1/2/2021).

Patudangi datang bersama anggota DPRD Bulukumba lainnya.

Dalam kunjunganya, legislator Partai Gerindra Bulukumba itu mengaku bakal segera mengusulkan pembangunan pemecah ombak disepanjang pantai Merpati.

Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan aset daerah, termasuk Jembatan Bialo yang turut rusak akibat abrasi.

”Biar berapakali diperbaiki, akan tetap rusak akibat abrasi, untuknya itu harus ada pemecah ombak disepanjang pantai merpati,” kata H Patudangi Asiz.

H Patudangi mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Dinas PUPR yang merupakan penanggung jawab jalan ini.

Ia menyampaikan untuk segera melakukan pengamanan aset dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba, untuk membangun pemecah ombak.

Sekadar diketahui, sebelumnya, Dinas PUPR, telah memasang penahan ombak sementara, berupa karung yang berisi pasir setinggi satu meter, yang dijejer di talud tersebut sebagai langkah antisipasi semakin terkikisnya bahu jalan akibat hantaman ombak.

Namun kini, penahan ombak sementara tersebut sudah rusak. 

Hanya robekan karung yang tersisa di pinggir pantai. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved