Breaking News:

Kapolri

Said Aqil Siradj Tantang Kapolri Listyo Sigit Prabowo: Khotbah Jumat Katai Jokowi Kenapa Dibiarkan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menerima langsung kunjungan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) KH Said Aqil Siradj 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja pertamanya sebagai Kapolri ke Kantor PBNU, Jakarta Pusat Kamis (28/1/2021).

Kunjungan kerja ini dalam rangka silaturahmi untuk menjaga sinergitas dan soliditas antara Polri dan PBNU.

Dalam kunjungan itu, Listyo Sigit Prabowo di dampingi Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Kadiv Humas Polrim Irjen Argo Yuwono.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menerima langsung kunjungan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Presiden Joko Widodo melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021).
Presiden Joko Widodo melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021). (Tribunnews.com)

Said Aqil Siroj bercerita banyak hal saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke kantor PBNU.

Salah satunya soal maraknya ceramah menimbulkan kebencian.

Said mengatakan, saat memasuki sebuah masjid pernah seorang penceramah menyebut Presiden Jokowi dengan kata yang tidak pantas.

Tidak hanya itu, bahkan Presiden ke-4 Gus Dur tak luput dari penghinaan.

“Ini Pak, di masjid-masjid itu di wilayah waduh kalau khotbah Jumat bukan katanya tapi saya dengar sendiri Gus Dur bego, Said Akul, hehe. Jokowi goblok, Masya Allah kan apa itu khotbah Jumat,” kata Said.

Said Aqil tidak merinci lokasi Ia mendengar penceramah yang menghina Presiden Jokowi.

Halaman
123
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved