Breaking News:

UKM Maphan UNM Tetap Aktif Berkegiatan di Tengah Pandemi Covid-19

UKM Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan Napza atau Maphan Universitas Negeri Makassar ( UNM ) melaksanakan upgrading dan rapat kerja

DOK UKM MAPHAN UNM
Pembukaan upgrading dan rapat kerja UKM Maphan UNM, di Baruga Paralegal, Kelurahan Kassi Kassi, Kecamatan Rappocini, Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (18/1/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - UKM Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan Napza atau Maphan Universitas Negeri Makassar ( UNM ) melaksanakan upgrading dan rapat kerja, di Baruga Paralegal, Kelurahan Kassi Kassi, Kecamatan Rappocini, Makasar, Sulawesi Selatan.

Kedua kegiatan bertema ‘Optimalisasi Loyalitas dan Kualitas Menuju Progresivitas Lembaga’ tersebut dilaksanakan pada hari berbeda.

Upgrading digelar, Senin - Selasa (18-19/1/2021), sedangkan rapat kerja akan dilaksanakan Sabtu – Ahad atau Minggu (23-24/1/2021).

Namun, pembukaan rapat kerja dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan upgrading.

Upgrading dan rapat kerja dibuka Dewan Pembina Maphan UNM, Idham Irwansyah.

Dalam siaran pers Maphan UNM kepada Tribun-Timur.com, Ketua Panitia Upgrading dan Rapat Kerja, Muhammad Rafli mengatakan, upgrading digelar untuk membekali pengetahuan bagi jajaran pengurus sebelum merancang dan menetapkan program kerja pada rapat kerja.”

Ketua Umum Maphan UNM, Muhammad Kahfi Sofyan mengatakan, upgrading menjadi langkah awal yang akan menentukan perjalanan roda organisasi dalam 1 periode ke depan.

“Berharap kiranya jajaran pengurus dan anggota UKM Maphan dapat mengikuti dengan baik dan menyerap ilmu dalam kegiatan upgrading sehingga dapat merumuskan program kerja yang baik. Pada dasarnya tujuan berlembaga bukan berharap memperoleh sesuatu tetapi sebaliknya apa yang bisa kita berikan kepada lembaga,” kata Muhammad Kahfi Sofyan.

Dalam kata sambutannya, Idham Irwansyah mengapresiasi Maphan UNM yang tetap aktif menjalankan kegiatan di tengah pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan upgrading berjalan lancar dan Raker nantinya tidak hanya menghasilkan program kerja yang baik, tetapi juga inovatif dan terukur sehingga sosialiasasi terkait HIV/AIDS dan bahaya Napza dapat berjalan lebih efektif,” kata Idham Irwansyah.(rilis)

Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved