Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUN TIMUR WIKI

Terlalu Banyak Aturan, WhatsApp Mulai Ditinggalkan

Banyak kebijakan baru WhatsApp rupanya membuat aplikasi bawahan Facebook ini mulai ditinggalkan dan beralih ke Telegram

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
GETTY IMAGES VIA BBC
Ilustrasi aplikasi WhatsApp. Kebijakan privasi, inilah data-data WhatsApp Anda yang diserahkan ke Facebook, bahaya atau tidak? 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Kebijakan WhatsApp nampaknya membuat para penggunanya risih.

Alhasil, pengguna aplikasi perpesanan ini mulai beralih, meskipun WhatsApp menjamin privasi penggunanya.

Bahkan beberapa aplikasi perlawanan yang dianggap mampu menjadi pengganti WhatsApp mulai banyak di download.

Meski sudah menjamin privasi pengguna, namun WhatsApp tetap ditinggalkan.

Dilansir dari Tribunnews.com, WhatsApp menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjaga privasi pengguna meskipun akan ada beberapa perubahan persyaratan dan kebijakan, Selasa (12/1/2021) lalu.

Perubahan kebijakan tersebut telah mendorong banyak orang di dunia, termasuk di Singapura, untuk beralih ke aplikasi obrolan lainnya.

Pasalnya, perubahan tersebut memungkinkan beberapa data WhatsApp dibagikan dengan perusahaan induk Facebook.

Pada hari Selasa, eksekutif Facebook seperti kepala Instagram Adam Mosseri men-tweet bahwa "Ada banyak informasi yang salah tentang WhatsApp (persyaratan layanan)".

Ia juga mengatakan bahwa pembaruan kebijakan tidak mempengaruhi privasi pesan dengan teman atau keluarga, dikutip dari The Straits Times.

Adam menambahkan, perubahan tersebut terkait dengan pengiriman pesan bisnis di WhatsApp yang bersifat opsional.

WhatsApp menekankan bahwa pihaknya maupun Facebook tidak dapat membaca obrolan WhatsApp atau mendengar panggilan pengguna karena mereka terenkripsi.

Ini juga berlaku untuk obrolan yang dilakukan konsumen dengan bisnis melalui WhatsApp.

Beberapa perusahaan dapat memilih untuk menyimpan pesan dengan aman di server Facebook untuk membantu mereka mengelola obrolan.

WhatsApp meyakinkan bahwa Facebook tidak akan secara otomatis menggunakan obrolan konsumen dengan pedagang untuk menentukan iklan yang dilihat orang-orang.

Hal itu memungkinkan sebuah perusahaan dapat menggunakan data tersebut untuk tujuan pemasarannya sendiri, seperti iklan di Facebook.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved