Breaking News:

BPJS Kesehatan

73.697 Peserta BPJS Kesehatan di Sulbar Bakal Dinonaktifkan

Sebanyak 73.697 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Sulawesi Barat (Sulbar) bakal dinonaktifkan.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
twitter
Ilustrasi-73.697 Peserta BPJS Kesehatan di Sulbar Bakal Dinonaktifkan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Sebanyak 73.697 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Sulawesi Barat (Sulbar) bakal gigit jari.

BPJS Kesehatan akan menonaktifkan secara otomatis kepesertaannya. Hal ini dikarenakan Pemprov Sulbar tidak lagi menganggarkan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Indira Azis Rumalutur menjelaskan tidak ada lagi segmen PBI di daerah. Istilah PBI hanya untuk tanggungan APBN.

"Itulah yang sampai saat ini tidak dianggarkan lagi pemerintah daerah. Sebelumnya dianggarkan, tapi tahun ini tidak," kata Indira di Mamuju usai RDP dengan pimpinan DPRD Sulbar, Rabu (13/1/2021).

Dikatakan, besaran iuran per bulan yang akan dinonaktifkan yakni Rp 37.800 per jiwa per bulan untuk kategori kelas III.

"Sebenarnya penonaktifan puluhan ribu peserta itu bukan dilakukan BPJS. Tetapi otomastis karena kontrak kerjasamanya dengan pemerintah daerah berakhir 31 Desember 2020," jelasnya.

Menyikapi hal itu, pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat bakal mengaku bakal memanggil Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Suraidah mengatakan, dewan bakal menindaklanjuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengagendakan pemanggilan gubernur.

“Kami mendesak agar Pemprov Sulbar melakukan MoU kembali dengan BPJS agar permasalahan tidak menjadi bumerang dikemudian hari apabila ada warga tidak terlayani di RS,” tuturnya.

Ia pun bakal berkoordinasi dengan Pemprov Sulbar paling tidak anggarannya disiapkan diperubahan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved