Breaking News:

Perwira Menengah Polisi ini Diduga Lecehkan Wanita Saat Urus SIM, Begini Nasibnya Kini

Kompol Nasaruddin, harus berurusan dengan institusinya sendiri, setelah terlibat kasus dugaan pelecahan seksual terhadap perempuan berinisial PA.

HANDOVER
Ilustrasi korban pelecehan seksual. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perwira menengah (Pamen) berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), bertugas di Jajaran Polda Sulsel, harus menerima nasib apes.

Dia adalah Kompol Nasaruddin, mantan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Takalar.

Kompol Nasaruddin, harus berurusan dengan instituinya sendiri, setelah terlibat kasus dugaan pelecahan seksual terhadap perempuan berinisial PA.

Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di ruang kerja Wakapolres Takalar, Jumat 2 Oktober 2020 lalu.

Kasus menggerkan itu membuat perwira berpangkat satu melati ini, dimutasi dari jabatan sebagai Wakapolres Takalar, ke Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya telah memproses disiplin eks Wakapolres Takalar Kompol Nasaruddin.

Ia dihukum mutasi demosi selama satu tahun. 

Demosi merupakan satu dari tiga jenis perubahan jabatan selain promosi dan mutasi.

Demosi berarti perubahan jabatan menuju jenjang atau jabatan yang lebih rendah dan didasari oleh pertimbangan turunnya prestasi dan konduite (kemampuan) kerja yang bersangkutan.

"Sudah diproses disiplin dan dihukum mutasi demosi selama 1 tahun," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

Halaman
12
Editor: Fahrizal Syam
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved