Penanganan Covid
Pemkot Makassar Larang Pesta Perayaan Tahun Baru, PHRI Mendukung
Akibat terus meningkatnya kasus Covid-19 di Makassar, Forkopimda menegaskan agar pihak pengelolah hotel tidak melakukan pesta perayaan tahun baru
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Akibat terus meningkatnya kasus Covid-19 di kota Makassar, Forkopimda menegaskan agar pihak pengelolah hotel tidak melakukan pesta perayaan tahun baru.
Hal ini disampaikan, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, saat memimpin rapat kordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Baruga Anging Mamiri, Rujab Walikota Makassar, Kecamatan Rappocini, Sulawesi Selatan, Senin (14/12/2020).
Yang dihadir, oleh Polrestabes Makassar,Kodim 1408/BS Makassar, Kejari Makassar, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Makassar, dan seluruh Camat se-kota Makassar.
Menanggapi hal ini, Ketua PHRI Makassar Kwandi Salim, menyampaikan dukungannya atas langkah yang diambil pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.
"Kami sangat mendukung, apa yang dilakukan oleh pemerintah. Sebagai langkah menanggulangi Covid -19," ujarnya.
Namun pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) resmi, sebagai dasar hukum.
Sehingga pihaknya akan langsung mengimbau kepada seluruh anggota PHRI agar mematuhi SE tersebut.
"Nantinya, berdasarkan SE dari pak wali, kami jadikan patokan, dan memberitahukan ke teman - teman PHRI, agar memang pesta peryaan tahun baru itu ditiadakan," jelasnya.
Menanggapi hal itu, Prof Rudy menyampaikan, jika SE sudah dibuat dan akan dibagikan hari ini.
"Sudah ada, tinggal dibagikan kepada para pengelola hotel," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menegaskan, agar tidak ada pihak yang membuat pesta perayaan tahun baru.
"Kami menegaskan, tidak ada izin perkumpulan, kecuali yang menyangkut ibadah, pada perayaan natal dan tahun baru," ujarnya
Apalagi saat ini, kasus covid di Kota Makassar mencapai rata rata 90 perhari.
"Maka kami imbau, hal ini diikuti oleh pihak pengelolah hotel, agar tidak melaksanakan pesta saat tahun baru. Karena kesehatan diatas segalanya. Jadi kita harus mengutamakan kesehatan masyarakat," jelasnya.
Lanjutnya, ada 3 penyebab utama peningkatan kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-phri-makassar-kwandi-salim-141202020.jpg)