Breaking News:

Kronologi Host ILC TV One Karni Ilyas Tersangkut Kasus Rugikan Negara Rp 3 Triliun di NTT, Kok Bisa?

Kronologi host ILC TV One Karni Ilyas dan Gories Mere tersangkut kasus rugikan negara Rp 3 triliun, kok bisa?

Editor: Edi Sumardi
DOK ILC TV ONE
Host ILC TV One, Karni Ilyas. Kronologi Karni Ilyas dan Gories Mere tersangkut kasus rugikan negara Rp 3 triliun, kok bisa? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kronologi host ILC TV One Karni Ilyas dan Gories Mere tersangkut kasus rugikan negara Rp 3 triliun, kok bisa?

Presiden ILC TV One Karni Ilyas tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur atau Kejati NTT dalam kasus dugaan korupsi aset negara di mana negara dirugikan Rp 3 triliun.

Sejatinya, berdasarkan jadwal pemeriksaan, Karni Ilyas akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi, mulai pada pukul 09.00 Wita, Rabu (2/12/2020).

Namun, hingga batas waktu yang ditetapkan, Karni Ilyas tidak juga terlihat.

Karni Ilyas dimintai keterangannya dalam kasus pengalihan aset tanah seluas 30 hektar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, menyerat sejumlah orang penting.

Setelah memeriksa lebih dari 40 saksi baik di Labuan Bajo maupun di Kupang, ibu kota NTT, pihak Kejaksaan Tinggi NTT mengagendakan pemeriksaan terhadap dua orang lagi.

Pemeriksaan tersebut telah diagendakan oleh Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT pada Rabu (2/12) hari ini.

Kajati NTT, DR. Yulianto melalui Kasi Penkum dan Humas, Abdul Hakim, mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gories Mere dan Karni Ilyas.

"Kita agendakan pemeriksaan mereka besok (hari ini)," ujar Abdul Hakim menjawab pertanyaan Pos Kupang, Selasa (1/12/2020).

Ia menegaskan, Gories Mere yang merupakan mantan Kepala BNN dan Karni Ilyas yang merupakan tokoh jurnalis sekaligus host ILC TV One itu akan diperiksa di Kantor Kejati NTT pada Rabu hari ini, sesuai undangan yang telah mereka sampaikan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved