Breaking News:

UKI Paulus

Pemanfaatan Pendingin Ikan dengan Energi Surya Bagi Nelayan, Ini Karya Dosen UKI Paulus Makassar

Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus ini, memanfaatkan energi Surya melalui Panel Surya.

UKI Paulus
Yulianus Songli bersama tim dari LPPM UKI Paulus melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Lumu-lumu yang berada dalam kawasan kepulauan Spermonde Makassar. Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus ini, memanfaatkan energi Surya melalui Panel Surya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Yulianus Songli bersama tim dari LPPM UKI Paulus melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Lumu-lumu yang berada dalam kawasan kepulauan Spermonde Makassar.

Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus ini, memanfaatkan energi Surya melalui Panel Surya.

Bersama rekan setimnya Kristiana Pasau yang juga dari UKI Paulus berhasil mengubah cahaya (photo) matahari menjadi listrik (voltaic).

Tidak begitu lama kegiatan ini dilakukan ditengah pandemic Covid 19. 

“Hanya memakan waktu beberapa bulan saja, kami berhasil menerangi Pulau Lumu–lumu,” katanya via rilis yang diterima tribun-timur.com, Sabtu (28/11/2020).

Kegiatan yang dibiayai dari Ristek Dikti ini sebagai pembangkit listrik portabale untuk sumber energi penerangan.

Selain itu juga berfungsi untuk pendingin ikan di perahu nelayan. 

Prinsip kerjanya sangat sederhana yakni pada siang hari energi surya diserap oleh panel Surya dan dikonversi menjadi energi listrik arus searah atau direct current (DC).

Kemudian ditampung di Accumulator sehingga dapat digunakan pada waktu siang dan malam hari.

Hal ini menjadi sumber energi untuk lampu penerangan dan dengan bantuan Inverter, arus DC diubah menjadi arus bolak balik atau alternating current (AC)  yang disuplai ke pendingin ikan portable. 

"Puji Tuhan, kegiatan kami ini bisa bermanfaat bagi masyarakat pulau, khususnya di kawasan spermonde Makassar," katanya.(*)

Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved