Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Kasus Covid-19/Corona Meledak di Daerah Sulsel, Bone, Lutim, Jeneponto Naik Tajam

Kabupaten Bone menyumbang kasus paling banyak sebanyak 23 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Editor: Muh Hasim Arfah
kompas.com
Kasus Covid-19 meledak di Sulawesi Selatan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Informasi terbaru kasus corona ( Covid-19 ) meledak di daerah Sulawesi Selatan. 

Kasus Corona/Covid-19 meledak di Bone. Dari kasus harian tak sampai 10 menjadi lebih dari 20 kasus dalam rilis , Selasa (10/11/2020). 

Kabupaten Bone menyumbang kasus paling banyak sebanyak 23 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bone, Yusuf mengatakan 23 kasus baru tersebut tersebar di tujuh kecamatan yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Ulaweng, Tanete Riattang Timur, Palakka, Mare dan Tellu Siattingnge.

Yusuf, menjelaskan 23 pasien terjangkit setelah kontak dari kantor bank, Kantor Kecamatan Palakka, dan Rumah Sakit Hapsah.

Terpisah, Pasien Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur juga sembuh kembali bertambah sebanyak 7 orang.

Jubir Tim GTPP Covid-19 Luwu Timur, Masdin mengatakan, pasien sembuh bertambah 17 orang.

Jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 1.650 orang dan pasien sembuh sudah 1.577 orang. Adapun pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia totalnya sudah sembilan orang.

Pasien positif covid 19 di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan bertambah 9 orang hari ini.

Tambahan pasien tersebut merupakan Orang Tampa Gejala (OTG) yang berasal dari kecamatan berbeda.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Suryaningrat mengatakan, seiring meningkat jumlah pasien positif covid 19 di Jeneponto mencapai 518 orang dan banyak juga yang sudah dinyatakan sembuh.

"Sebanyak 473 orang yang sembuh, 6 orang meninggal dan yang masih menjalani isolasi mandiri 39 yang masih aktif," kata Suryaningrat.

Kasus Kluster Pesantren Polman

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Hasan Yamani Polewali Mandar kini 176 orang setelah bertambah 21 hari ini, Senin (9/11/2020).

Sebelumnya, Sabtu 7 Oktober, sebanyak 155 santri Ponpes yang beralamat di Kecamatan Campalagian, dinyatakan positif Covid-19.

"Semua santri yang dinyatakan positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di pesantren dan dalam pengawasan PKM Campalagian,"kata anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulbar, dr Muh Ihwan kepada Tribun via telepon.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved