Breaking News:

UMP 2021

Rekomendasi Dewan Pengupahan Terkait UMP Sulsel Keluar Hari Ini

Kepala Disnakertrans Sulsel, Andi Darmawan Bintang belum memastikan apakah Upah Minimum Provinsi (UMP) di Sulsel akan tetap.

TRIBUN-TIMUR.COM/FADHLY
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan (Disnakertrans Sulsel), Andi Darmawan Bintang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan (Disnakertrans Sulsel), Andi Darmawan Bintang belum memastikan apakah Upah Minimum Provinsi (UMP) di Sulsel akan tetap.

"Iye masih dirapatkan dalam dewan pengupahan. InsyaAllah besok (hari ini) sudah ada rekomendasi dari Dewan Pengupahan," ujar Darmawan via pesan WhatsApp, Selasa (27/10/2020) malam.

Namun apakah kenaikan UMP Sulsel juga akan mengikuti UM yang ditetapkan pemerintah pusat? Darmawan tidak ingin berspekulasi.

"Saya belum bisa menentukan, karena nanti Dewan Pengupahan yang rekomendasikan," katanya.

Rencananya, rekomendasi Dewan Pengupahan akan dikeluarkan, Rabu (28/10/2020).

"Jadi besok (Rabu) baru keputusan rekomendasi Dewan Pengupahan. Kemudian rekomendasi itu diberikan ke gubernur untuk penetapan," jelasnya.

"Penetapan paling lambat 31 Oktober. Semoga berjalan lancar," ujarnya.

Seperti diketahui, formula perhitungan upah PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Lima tahun terakhir, UMP di Sulsel naik terus. Pada 2016 UMP di angka Rp 2,25 juta, pada 2017 naik Rp 250 ribu menjadi Rp 2,5 juta. Naiknya sekitar 10 persen.

Lalu setahun kemudian, UMP Sulsel naik Rp 147.767 atau sekitar 5,58 persen menjadi Rp 2.647.767.

Pada 2019 UMP Sulsel kembali naik Rp 212.615 atau 7,43 persen menjadi Rp 2.860.382.

Dan teranyar pada 2020 lalu, UMP Sulsel naik 7,84 persen atau Rp 243.418 menjadi Rp 3.103.800.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, @fadhlymuhammad

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved