Dies Natalis 60 FT Unhas
Dies Natalis ke-60, Dekan FT Unhas: Citra Mahasiswa Tukang Tawuran Sudah Terkikis Habis
Prof Arsyad mengatakan, mahasiswa Fakultas Teknik Unhas dulunya memiliki citra buruk karena dinilai sering melakukan tawuran.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNGOWA.COM, BONTOMARANNU - Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Prof Muhammad Arsyad Thaha menyampaikan sejumlah capaian Fakultas Teknik usianya yang ke-60.
Prof Arsyad mengatakan, mahasiswa Fakultas Teknik Unhas dulunya memiliki citra buruk karena dinilai sering melakukan tawuran.
Kini di usia Fakultas Teknik Unhas yang ke-60 tahun citra buruk tersebut dinilai sudah tidak lagi melekat.
Hal itu ia sampaikan dalam puncak perayaan Dies Natalis ke-60 Fakultas Teknik Unhas di Kampus FT Unhas, Jl Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Selasa (20/10/2020).
"Citra buruk pada mahasiswa Fakultas Teknik sebagai tukang tawuran sudah terkisis habis," katanya di depan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan hadirin Dies Natalis ke-60 FT Unhas.
"Karakter lahiriah Bugis Makassar sudah mengarah ke dampak positif," tambahnya.
Prof Arsyad Thaha mencontohkan, tidak sedikit alumni Fakultas Teknik Unhas yang menjadi ketua tim ataupun manager berbagai perusahaan di tanah air.
Begitupun indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa Fakultas Teknik Unhas yang dulunya di bawah angka 3, kini berada di rata-rata 3.47.
"Indeks prestasi mahasiswa Fakultas Teknik meningkat tajam. Jumlah alumni kita berkisar 24.000 yang tersebar di seluruh penjuru tanah air," ujar Prof Arsyad.
"Mereka berkiprah sesuai bidang dan mendapat kepercayaan jadi pimpinan perusahaan. Bahkan setiap tahun perusahaan semakin meningkat merekrut mahasiswa dan alumni kita," papar Prof Arsyad Thaha.
Ia juga memaparkan perkembangan program studi di Fakultas Teknik yang dulunya hanya 14 prodi kini meningkat jadi 32 prodi di usia ke-60.
"Prodi itu sudah terakreditasi, baik terakreditasi BAN PT maupun akreditasi internasional. Jumlah laboratorium dari 10 menjadi 100 dengan peralatan sangat canggih," tambah Prof Arsyad.
Prof Arsyad juga menyampaikan kontribusi Fakultas Teknik dalam menghasilkan karya ilmiah terakreditasi nasional maupun internasional.
Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan kolaborasi Kementan dengan perguruan tinggi sangat dibutuhkan di era saat ini.
Ia mencontohkan kolaborasi dengan bidang teknik untuk mengosolidasi kemajuan teknologi pertanian yang maju, mandiri dan modern.