Tribuners Memilih
Appi Komitmen Tuntaskan Masalah Pendidikan dan Air Bersih di Buloa, Warga: Ewako Nomor Dua
Sebagai kawasan pesisir di utara Makassar ini, sumber air bersih belum tersedia. Sebab tak adanya sambungan PDAM ke wilayah tersebut.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Masyarakat di Jl Sultan Abdullah 1, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, mengeluhkan minimnya perhatian Pemerintah terkait air bersih di kawasan itu.
Sebagai kawasan pesisir di utara Makassar ini, sumber air bersih belum tersedia. Sebab tak adanya sambungan PDAM ke wilayah tersebut.
Sementara itu untuk mengandalkan air tanah pun tidak memungkinkan lantaran air yang dihasilkan payau.
"Susah sekali, ini masalah yang tidak pernah selesai. Setiap hari itu dalam satu rumah harus beli air sampai tiga gerobak haruski menunggu sampai dua jam, baru terbataski," keluh salah satu warga, Jamaluddin, saat berdialog dengan Munafri Arifuddin, Selasa (20/10/2020).
Bahkan biasa ada bantuan air juga masuk tapi tidak merata dan orang-orang tertentu yang dapat.
Sebagai calon Wali kota Makassar, Appi, sapaan Munafri mendengarkan dengan seksama keluhan warga ini.
Di lokasi yang sama dengan model kampanye dialogis ini warga lainnya juga mengeluhkan masalah infrastruktur pendidikan.
Ketua RT 08 RW 02 Buloa, Ida, mengungkapkan bahwa banyak diantara warganya termasuk para tetangga terdekatnya banyak yang putus sekolah.
Alhasil ia menambahkan di Buloa banyak terjadi pengangguran, padahal masih usia-usia produktif.
"Di sini banyak pengangguran, putus sekolah karena tidak ada SMP Negeri di sini. Banyak yang sekolah di swasta baru tidak bisa bayar putus sekolahmi, jadi mohon Pak Appi perhatikan ini. Sudah capek warga di sini dijanji-janji terus Pak," tuturnya.
Merespon keluhan warga Buloa itu Appi kembali menegaskan bahwa untuk persoalan air bersih akan ia selesaikan dalam satu tahun masa jabatannya jika kelak terpilih sebagai Wali kota.
"Beri kami kesempatan Bu, saya sudah keliling di Makassar ini dan memang masalah air ini yang paling dikeluhkan. Insyaallah jika kami terpilih dalam satu tahun akan kita tuntaskan," terangnya.
Appi selaku Cawali Makassar nomor urut dua memang memiliki program yang juga berfokus pada pemerataan pembangunan dan pengadaan air bersih di seluruh wilayah di Makassar.
Terkhusus di wilayah Utara akan dimaksimalkan penambahan pipa sambungan PDAM agar tak ada lagi warga yang kesulitan air bersih.
Sementara itu terkait sarana atau bangunan sekolah, Appi yang menggandeng Abdul Rahman Bando yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan sebagai wakilnya sudah memetakan wilayah yang akan dibangun gedung SMP Negeri baru.
Dalam programnya akan dibangun 10 SMP Negeri dan juga SMA Negeri melalui berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulsel.
"Salah satu SMP Negeri nanti kita bangun di Buloa ini supaya tidak ada lagi yang putus sekolah. Masalah air dan pendidikan harus merata, semua warga di kota Makassar tak terkecuali harus merasakan manfaatnya semua," tutupnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/munafri-arifuddin-kampanye-dialogis-bersama-warga-di-jl-sultan-abdullah-1.jpg)