Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Business Forum

Investasi dengan Obligasi Jauh Lebih Aman

Selain itu, pihak bank Mega Makassar Metro juga kerap melakukan sosialisai tentang varian investasi

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DESI TRIANA ASWAN
Tribun Business Forum yang tayang live streaming di channel youtube dan facebook Tribun Timur, Kamis (15/10/2020) menghadirkan tiga narasumber yakni, Kepala OJK Regional 6 Sulampua, MN Subandi, Branch Manager Bank Mega Makassar Metro, Sutrayanti, dan Branch Manager Trimegah Securitas Indonesia Cabang Makassar, Carlo EF Coutrier. 

TRIBUNTIMURWIKI.COM - Investasi merupakan salah satu produk penawaran dari para pelaku Industri Jasa Keuangan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Bank Mega.

Branch Manager Bank Mega Makassar Metro, Sutrayanti mengatakan bahwa banyak produk dan promo yang diberikan kepada para nasabah.

"Bulan ini lebih banyak mengeluarkan produk yang memberikan benefit lebih untuk para nasabah. Seperti diskon 50 persen untuk nasabah yang menggunakan kartu kredit," tuturnya saat menjadi narasumber dalam Tribun Business Forum yang tayang live streaming di channel youtube dan facebook Tribun Timur, Kamis (15/10/2020).

Selain itu, pihak bank Mega Makassar Metro juga kerap melakukan sosialisai tentang varian investasi yang mendapatkan return lebih tinggi.

"Bank Mega memiliki banyak varian produk, tidak hanya tabungan, deposito, kredit, saja tapi ada juga produk investasi untuk varian produk

investasi yang bentuknya reksadana dan investasi," tuturnya.

Kebanyakan produk investasi dari Bank Mega adalah seri obligasi milik pemerintah.

"Untuk jangka pendek kita di sokong dengan Obligasi Negara Ritel tapi jangka menengah itu ada Sukuk Ritel," tuturnya.

Tak ketinggalan, Branch Manager Trimegah Securitas Indonesia Cabang Makassar, Carlo EF Coutrier mengatakan Trimegah Securitas Indonesia juga melakukan hal demikian.

Selain itu, Trimegah Securitas Indonesia selama bulan Inklusi Keuangan banyk terlibat dalam berbagai kegiatan.

"Kami juga menggelar webinar di akun sosial media dan melakukan edukasi tentang investasi ini," tuturnya.

Menurutnya, untuk saat ini obligasi merupakan instrumen yang menarik dalam investasi.

"Tergantung konflik resiko pemodal dari pemerintah dan koorperasi. Cari amannya untuk obligasi pemerintah saja, karena otomatis investor tidak memperhatikan rating berbeda dengan obligasi koorporasi," tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa obligsi juga mampu mengimbangi laju inflasi dengan variasi kupon bisa range 6 sampai 7 persen.

"Dan kembali lagi tergantung dengan jenis-jenis obligasi berapa jumlah dari range kuponnya. Ini sangat potensial untuk para nasabah mendapatkan returns yang lebih maksimal," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved