Breaking News:

Demo Tolak Omnibus Law di Bantaeng

Demonstran Tutup Jalan di Depan Kantor Bupati Bantaeng, Jalur Kendaran Dialihkan

Penutupan jalan yang menggunakan mobil kontainer sebagai panggung orasi, jalan poros Bantaeng-Bulukumba depan kantor Bupati Bantaeng macet total.

TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Jalur kendaraan dialihkan akibat unjuk rasa Aliansi Pemuda Bersatu di jalan poros Bantaeng-Bulukumba depan Kantor Bupati Bantaeng 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Aliansi Pemuda Bersatu kembali menutup Jalan poros Bantaeng-Bulukumba, Selasa, (13/10/2020).

Aksi unjuk rasa dilakukan terkait penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law.

Penutupan jalan yang menggunakan mobil kontainer sebagai panggung orasi, jalan poros Bantaeng-Bulukumba depan kantor Bupati Bantaeng macet total.

Sehingga, polisi yang mengatur lalulintas mengalihkan jalur kendaraan dari arah Bulukumba.

Jalur kendaraan dialihkan ke jalan samping kantor Bupati Bantaeng.

Kemudian, kendaraan melewati jalan area perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemda) Bantaeng.

Dan keluar kembali ke jalan poros Bantaeng-Bulukumba lewat depan kantor Pengadilan Agama Bantaeng.

Sementara kendaraan dari arah Jeneponto, dialihkan ke jalan samping stadion Lamalaka. Kemudian masuk ke area perkantoran Pemda Bantaeng.

Dan keluar kembali ke jalan Poros Bantaeng-Bulukumba, di depan kantor Inspektorat Bantaeng.

Meski ada jalur yang bisa dilewati tak semua kendaraan melanjutkan perjalanan.

Tampak beberapa mobil parkir dipinggir jalan menunggu aksi unjuk rasa selesai.

Dan massa aksi terus menyuarakan aspirasi dan menunggu Bupati Bantaeng, Ilham Azikin untuk menemui massa aksi.

Ilham Azikin diminta untuk satu barisan menolak Omnibus Law yang baru-baru ini disahkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved