Breaking News:

Tribun Makassar

RS Wahidin Sudirohusodo Makassar Bantah Telantarkan Pasien Penderita Tumor Asal Sulbar

Pihak RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar memberikan penjelasan terkait informasi pasien penderita tumor atas nama Nursalim.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
RSUP Wahidin
Pihak RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar memberikan penjelasan terkait informasi pasien penderita tumor atas nama Nursalim asal Sulawesi Barat (Sulbar). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pihak RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar memberikan penjelasan terkait informasi pasien penderita tumor atas nama Nursalim asal Sulawesi Barat (Sulbar).

Menurut pihak RSUP Wahidin Sudirohusodo, informasi yang beredar di media sosial seakan-akan pasien tersebut ditelantarkan.

Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Wahidin Sudirohusodo, Prof dr Mansyur Arif.

"Berdasarkan pemberitaan tersebut, bahwa seakan-akan pasien selama satu bulan ditelantarkan di RSWS, padahal yang sebenarnya adalah satu bulan di Makassar, bukan di RSWS," katanya via rilis yang diterima tribun-timur.com, Senin (12/10/2020).

Dijelaskan bahwa pasien tersebut dirujuk dari RSUD Dara’ Polman ke RS Unhas.

"Dirujuk pada tanggal 2 Oktober 2020 ke RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo," ujarnya.

Pasien tersebut, lanjutnya datang ke Poliklinik RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo pertama kali pada 5 Oktober 2020 dan telah dilakukan pemeriksaan laboratorium pada hari yang sama.

"Selanjutnya pada 8 Oktober 2020 dilakukan pemeriksaan foto thoraks," tuturnya.

Saat ini, kata dia, pasien kembali masuk ke RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo dan menjalani rawat inap di perawatan Lontara 2 setelah diobservasi di Instalasi Gawat Darurat untuk mengoptimalkan kondisi pasien sebelum direncanakan tindakan bedah.

"Tim medis berusaha untuk mengembalikan keseimbangan asupan nutrisi berhubung pasien sudah satu bulan mengalami kesulitan makan karena tumor di daerah mulut yang semakin membesar," jelasnya.

Prof Mansyur Arif menegaskan bahwa informasi ditelantarkannya pasien tersebut tidak benar.

"Tahapan pemeriksaan terhadap pasien Nursalim telah dilakukan sesuai prosedur standar pelayanan sehingga tidak benar apabila terdapat pemberitaan bahwa pasien ini diabaikan oleh RSWS," tegasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved