Breaking News:

Tribun Makassar

2 Jam Blokade Jl Sultan Alauddin, Pengunjuk Rasa Tolak Omnibus Law Bubar

Arus lalu lintas pun terpantau kembali normal di ruas jalan poros depan kampus kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) itu.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA
Arus lalu lintas kembali normal usai pengunjukrasa Tolak Omnibus Law di Jl Sultan Alauddin, Makassar, membubarkan diri, Jumat (9/10/2020) malam 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengunjukrasa Tolak Omnibus Law di Jl Sultan Alauddin, Makassar, membubarkan diri, Jumat (9/10/2020) malam.

Arus lalu lintas pun terpantau kembali normal di ruas jalan poros depan kampus kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) itu.

Pantauan di lokasi pukul 19.41 Wita, aksi di jalan poros penghubung Kota Makassar dan Kabupaten Gowa itu diblokade pengunjukrasa pukul 17.30 Wita.

Blokade dilakukan dengan menutup dua raus jalan menggunakan truk yang dipalang dan kayu serta meja.

Pengendara yang hendak melintas pun tertahan, beberapa dari mereka memutar arah dan mencari jalur alternatif.

Pengunjukrasa itu merupakan gabungan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya dan aliansi UINAM.

"Jadi unjukrasa ini, gerakan yang ke tiga kalinya dari Gerakan Front Mahasiswa dan HMI Cabang Gowa Raya, tuntutannya sama kita tetap menolak Undang-Undang Omnibus Law dan mendesak agar segera dicabut," kata jenderal lapanngan aksi, Andi Massakili

Andi Massakili menegaskan, ia dan teman-temannya akan terus menggelar aksi unjukrasa hingga UU Omnibus Law tersebut dicabut kembali atau direvisi.

"Aksi kita akan terus berlanjut sampai Undang-undang Omnibus Law itu dicabut atau direvisi," tegas Andi Massakili.

Ia juga mengecam tindakan reprefis polisi terhadap sejumlah rekannya yang ditangkap, Kamis malam kemarin.

"Saya selaku jenderal lapangan dari aliansi ini menyatakan bahwasanya, tndakan represif yang dilakukan aparat kepolisian itu akan saya tindaklanjuti apabila Undang-Undang Omnibus Law ini selesai," jelasnya. (Tribun-Timur/Muslimin Emba).

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved