'Pak Ogah' Marak Lagi, Ketua MPKJR Sulsel Tawarkan Solusi Ini
Ia mencontohkan 'Pak Ogah' yang beroperasi di perempatan Jl Antang Raya-Bukit Baruga, Makassar.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
"Menangani Pak Ogah harus melibatkan banyak pihak, jika memang ingin di berdayakan. Ada urusan besar yang tidak bisa dikesampingkan dalam penanganannya, urusan hidup," jelas Munzil.
"Sesuatu hal yang ditangani bukan ahlinya maka cenderung berakibat fatal. Kaarena insiden itu sebenarnya bisa di ukur, incident can be measure," tuturnya.
Rabu siang, terpantau di jalur U-turn Jl Veteran Selatan dekat perempatan Jl Sungai Saddang Lama-Sungai Saddang Baru.
Sedikitnya lima hingga tujuh orang 'Pak Ogah' tampak sibuk mengatur kendaraan yang hendak berbalik arah di jalur U-turn tersebut.
Beberapa dari mereka mengenakan penutup kepala dengan kaos bekas.
Kendaraan yang hendak putar balik dihampiri sembari menunggu pengemudi menurungkan kaca dan menyodorkan uang pecahan Rp 2000.
Ada yang menyetor, ada pula yang terlihat cuek meski dipepeti hingga berputar arah.
Pemandangan yang sama terlihat di jalur U-turn Jl Sultan Alauddin, Makassar.
Tepat di depan kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) terlihat lebih kurang lima bocah dan remaja sibuk mengatur kendaraan yang hendak berpitar arah.
Modusnya sama, menahan laju kendaraan dari arah lainnya, lalu mempersilahkan kendaraan yang hendak memutar arah melaju.
Saat kendaraan dipersilahkan memutar arah, sang 'Pak Ogah' pun memepet ke pitu depan mobil tepatnya di kabin kemudi sembari mengharap kaca mobil diturungkan lalu menyodorkan uang.
Terkadang, kepadatan kendaraan tidak terhidarkan seketikan mobil yang hendak memutar arah disusul sejumlah mobil di belakangnya.
Beberapa bulan lalu, petugas Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial kerap melakukan razia 'Pak Ogah'.
Mereka yang terjaring dibawa ke kantor Dishub Makassar lalu dicukuri botak atau plontos.
Tidak hanya itu , mereka yang terjaring juga diminta menandatangi surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Namun, seiring waktu berjalan, pemandangan serupa oleh petugas Dishub Makassar nyaris tidak terlihat lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pak-ogah-di-ja098.jpg)