Breaking News:

Liestiaty F Nurdin Ajak TP PKK Perkuat Kinerja sebagai Motor Penggerak Pemutus Penularan Covid-19

Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan.

Dok TP PKK Provinsi Sulsel
Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan.

Kegiatan berlangsung sejak 16 September 2020.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty Fachruddin M Nurdin Abdullah dalam kesempatan tersebut mengajak semua untuk terus bersama membangun komitmen menghadapi masa pandemi ini dengan memperkuat kinerja TP PKK sebagai motor penggerak pemutus penularan Covid-19.

Sekaligus menjalankan fungsi sebagai penyuluh, motivator dan fasilitator kegiatan-kegiatan positif dalam peningkatan kesejahteraan dan perbaikan ekonomi masyarakat saat ini.

Liestiaty menurutkan Tahun 2020 adalah tahun yang berbeda, di mana berbagai kegiatan mulai pusat hingga daerah bahkan secara global dihentikan karena wabag Pandemi Covid 19.

Namun kegiatan SMEP yang merupakan salah satu dari 7 (tujuh) tugas TP PKK Provinsi dalam buku Rakernas VIII Tahun 2015 tetap dijalankan walau dengan jadwal yang mundur.

Melalui kegiatan ini TP PKK Provinsi melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Bimbingan terhadap pelaksanaan program-program TP PKK di Kabupaten/Kota, sekaligus berkesempatan untuk memberikan tanggapan/umpan balik ke daerah dalam pelaksanaan program yang banyak menghadapi kendala dan tantangan akibat wabah Covid 19.

Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan.
Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan. (Dok TP PKK Provinsi Sulsel)

TP PKK Provinsi hadir langsung ke daerah untuk melihat, menerima, mengolah dan nantinya mengirimkan laporan-laporan kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi dan selanjutnya akan menjadi laporan ke pusat.

Gerakan PKK yang dilaksanakan secara nasional sejak tanggal 27 Desember 1972, telah mendapat pengakuan dan penghargaan baik dalam negeri maupun dari badan international, sehingga di masa pandemi, bukanlah penghalang namun tantangan untuk menunjukkan jati diri TP PKK ditengah masyarakat.

"Melalui SMEP ini kami dari Provinsi akan melihat secara langsung program yang telah dilaksanakan tahun ini sekaligus mendengarkan secara langsung kendala dan permasalahan di daerah utamanya tantangan yang dihadapi di masa pandemi," kata Liestiaty dalam keterangan resminya kepada TRIBUN-TIMUR.COM, Rabu (30/9/2020).

Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan.
Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan di 24 Kota dan Kab se-Sulawesi Selatan. (Dok TP PKK Provinsi Sulsel)
Halaman
1234
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved